Skripsi
Di antara manfaat dan risiko: ambiguitas TPA Mrican Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo / Erla Dwi Nanda Suryani Putri
Abstrak
Pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) masih menjadi tantangan yang kompleks dan mendunia terutama di negara berkembang. Selain berpeluang ekonomi keberadaannya juga menjadi sumber ancaman yang signifikan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran pengelolaan sampah di TPA Mrican mengidentifikasi ambiguitas yang dimunculkan TPA Mrican serta menganalisis upaya yang dilakukan pihak terkait untuk mengatasi ambiguitas TPA Mrican. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan berjumlah 9 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipasi wawancara mendalam studi dokumentasi dan studi literatur. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model analisis interaktif Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data kondensasi data penyajian data serta penarikan kesimpulan/verifikasi data. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengelolaan sampah di TPA Mrican masih menggunakan sisten open dumping yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Ambiguitas yang dimunculkan TPA Mrican berupa manfaat peluang ekonomi bagi pemulung dan risiko yang mengancam petani. Para petani mengeluhkan degradasi kualitas air tanah dan kesehatan seperti gatal-gatal dan polusi udara. Kontradiktif ini menimbulkan masalah sosial berupa aksi demonstrasi sebagai bentuk protes petani terhadap pemerintah terkait ketidakadilan yang dirasakan. Di samping itu ketegangan juga terjadi antara petani dengan pemulung akibat tenda yang dibangun mengganggu lalu lintas ke sawah. Pemerintah sudah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan maksimal namun masih terhalang dengan anggaran yang ada.