Skripsi
Critical thinking: through discovery learning & video in geography education / Lisa Kamalia
Abstrak
Discovery Learning merupakan model pembelajaran untuk mengembangkan siswa dalam berpikir kritis. Kurangnya penekanan pada pengembangan berpikir kritis berakibat pada lemahnya kemampuan generasi muda dalam memecahkan masalah. Hal ini membuat mereka kesulitan dalam menghadapi situasi kompleks dan mencari solusi inovatif. Bantuan video pada beberapa sintaks pembelajaran mampu menunjang keterampilan berpikir kritis siswa. Video secara efektif menggabungkan elemen audio dan visual sehingga meningkatkan motivasi belajar dan membantu siswa dalam tugas pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbantuan video terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Desain yang digunakan adalah eksperimen semu dengan posttest-only control group design yang diterapkan di MAN 2 Pasuruan pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Subjek penelitian yaitu XI IPS 1 sebagai kelas kontrol dan XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan instrumen yang terdiri dari soal pilihan ganda dan esai. Analisis data menggunakan uji-t menghasilkan sig. (2-tailed) bernilai 0 000 yaitu kurang dari atau sama dengan 0 05. Dengan demikian hipotesis H1 diterima sedangkan hipotesis H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa Discovery Learning berbantuan video memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sintak pengumpulan data dan pengolahan data memunculkan tiga indikator berpikir kritis dan mempunyai dampak paling besar terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Diikuti dengan sintak identifikasi masalah dan verifikasi yang masing-masing ada dalam indikator berpikir kritis. Selanjutnya sintak stimulasi dan penarikan kesimpulan masing-masing mewujudkan satu indikator berpikir kritis. Kata kunci Model Discovery Learning Kemampuan berpikir kritis Berbantuan video