Skripsi
Pengaruh potensi kebangkrutan perusahaan food and beverages terhadap abnormal return tahun 2010-2011 / Kharisma Aulia
Abstrak
Informasi merupakan kebutuhan yang mendasar bagi para investor dalam mengambil keputusan. Sesuai dengan Signaling Theory Penggunaan informasi keuangan melalui laporan keuangan oleh pihak luar digunakan untuk membuat keputusan investasi dalam menentukan sumber daya yang akan diinvestasikan adanya informasi berkaitan dengan kesulitan keuangan (financial distress) yang bisa mengarah pada kebangkrutan perusahaan akan menyebabkan adanya sentimen negatif dan sebaliknya informasi yang berkaitan dengan perbaikan kinerja akan menyebabkan adanya sentimen positif pada tanggal disekitar publikasi laporan keuangan. Model prediksi kebangkrutan merupakan salah satu model yang dikembangkan untuk mendeteksi ada tidaknya tanda-tanda financial distress perusahaan sejak dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari status tingkat kesehatan perusahaan dilihat dari analisis Z-Score terhadap Cumulative Abnormal Return (CAR) disekitar tanggal publikasi laporan keuangan. Penelitian dilakukan menggunakan metode purposive sampling terhadap 19 perusahaan yang bergerak dalam sektor industri food and beverages di BEI pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2011. Berdasarkan hasil pengujian terhadap hipotesis penelitian ini mampu membuktikan adanya pengaruh status tingkat kesehatan perusahaan yang diukur dengan menggunakan nilai Z-Score terhadap cumulative abnormal return (CAR) perusahaan di sekitar tanggal publikasi laporan keuangan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai potensi kebangkrutan perusahaan tersebut mempunyai kandungan informasi.