Tesis
Pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan literasi digital marketing terhadap kesiapan bisnis online dengan keyakinan diri sebagai variabel mediasi (study pada siswa SMK Jurusan TKJ di Bojonegoro) / Jazuli
Abstrak
ABSTRAK Jazuli. 2024. Pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan literasi digital marketing terhadap kesiapan bisnis online dengan keyakinan diri sebagai variabel mediasi (study pada siswa SMK jurusan TKJ di Bojonegoro). Tesis Program Studi Pendidikan Bisnis dan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Nasikh S.E. M.P. M.Pd (2) Dr. Agus Hermawan GradDipMgt. M.Si M.Bus. Kata Kunci Pembelajaran Kewirausahaan Literasi Digital Marketing Keyakinan diri Kesiapan Bisnis Online. Di era digital bisnis online telah menjadi fenomena global yang menciptakan peluang besar dalam dunia ekonomi termasuk di tingkat lokal seperti Bojonegoro. Meski memiliki kemampuan teknis siswa SMK jurusan TKJ sering kali kurang memahami potensi bisnis online dan strategi digital marketing yang efektif. Padahal kesiapan bisnis online yang melibatkan pemahaman kewirausahaan literasi digital marketing dan Keyakinan diri dapat membantu siswa menghadapi tantangan pasar global yang semakin terhubung. Dengan kemampuan ini siswa dapat mengatasi persaingan ketat memahami perubahan tren pasar dan mengelola risiko bisnis online sekaligus menciptakan inovasi yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan global. Pendidikan kewirausahaan berperan penting dalam membekali siswa dengan keterampilan kreativitas dan inovasi yang diperlukan untuk sukses di bisnis online. Di sisi lain literasi digital marketing memberikan pemahaman tentang strategi pemasaran online yang relevan seperti SEO dan media sosial serta meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan alat digital. Keyakinan diri berfungsi sebagai mediator penting dalam membangun kesiapan bisnis online karena keyakinan diri yang tinggi akan mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam mengaplikasikan pengetahuan kewirausahaan dan digital marketing. Dengan integrasi ketiga aspek ini siswa dapat lebih siap menghadapi dunia bisnis digital yang dinamis dan kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan deskriptif eksplanatif melibatkan peserta didik SMK Negeri di Bojonegoro. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Populasi dalam subjek penelitian ini adalah pada siswa jurusan TKJ SMK Negeri di Bojonegoro yang berjumlah 547. Penelitian ini mempergunakan proportionate stratified random sampling Adapun kriteria sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) siswa yang sudah menempuh matapelajaran kewirausahaan/prakarya (2) siswa yang memiliki handphone/laptop. Berdasarkan teori dan kreteria tersebut dan alat hitung sample size calculator maka diketahui jumlah sampel penelitian ini adalah sebanyak 226 sampel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan software statistik SmartPLS 3.3.3 Structural Equation Model (SEM) dengan pendekatan Variance Based SEM atau lebih dikenal dengan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran Kewirausahaan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kesiapan Bisnis Online (Y). Semakin tinggi Pembelajaran Kewirausahaan (X1) maka Kesiapan Bisnis Online (Y) juga akan meningkat. (2) Literasi Digital Marketing (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kesiapan Bisnis Online (Y). Semakin tinggi Literasi Digital Marketing (X2) maka Kesiapan Bisnis Online (Y) juga akan meningkat. (3) Pembelajaran Kewirausahaan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Keyakinan diri (Z). Semakin tinggi Pembelajaran Kewirausahaan (X1) maka Keyakinan diri (Z) juga akan meningkat. (4) Literasi Digital Marketing (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Keyakinan diri (Z). Semakin tinggi Literasi Digital Marketing (X2) maka Keyakinan diri (Z) juga akan meningkat. (5) Keyakinan diri (Z) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kesiapan Bisnis Online (Y). Semakin tinggi Keyakinan diri (Z) maka Kesiapan Bisnis Online (Y) juga akan meningkat. (6) Pembelajaran Kewirausahaan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kesiapan Bisnis Online (Y) melalui Keyakinan diri (Z). Semakin tinggi Pembelajaran Kewirausahaan (X1) maka Kesiapan Bisnis Online (Y) melalui Keyakinan diri (Z) juga akan meningkat. (7) Literasi Digital Marketing (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kesiapan Bisnis Online (Y) melalui Keyakinan diri (Z). Semakin tinggi Literasi Digital Marketing (X2) maka Kesiapan Bisnis Online (Y) melalui Keyakinan diri (Z) juga akan meningkat.