Skripsi
pengembangan media pembelajaran sejarah viarkon (video animasi arsitektur kolonial) pada materi perkembangan arsitektur kolonial di Kota Malang untuk siswa kelas XI SMA Panjura malang / Junifar Yonanda
Abstrak
Perkembangan teknologi yang begitu pesat membuat setiap orang untuk dituntut untuk mampu menguasai dan menggunakan inovasi-inovasi yang berkembang. Beragam bahan ajar maupun media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik untuk menyampaikan materi akan tetapi telah dimodifikasi agar sesuai dengan keterampilan dan kemampuan siswa dalam menggunakannya. Namun sering kali terdapat persoalan tentang kurangnya perhatian siswa terhadap pembelajaran sejarah tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dalam penelitian ini bertempat di SMA Panjura Malang tepatnya di kelas XI. Dalam penelitian ini alternatif solusi yang dapat dilakukan peneliti dengan pengembangan media pembelajaran video animasi. Dalam penelitian dan pengembangan ini mengembangkan video animasi dengan materi pemberontakan arsitektur kolonial di kota Malang karena sebelumnya sudah disesuaikan dengan analisis potensi dan masalah yang terdapat di kelas XI SMAN Panjura Malang. Dalam penelitian dan pengembangan ini peneliti menggunakan model penelitian milik Sugiyono yang memiliki beberapa langkah sebagai berikut (1) Potensi dan Masalah (2) Pengumpulan Data (3) Desain Produk (4) Validasi Desain (5) Revisi Desain (6) Uji Coba Produk (7) Revisi Produk (8) Uji Coba Pemakaian (9) Revisi Produk Final (10) Produksi Masal. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi penggunaan angket dan wawancara. Data yang digunakan bersifat kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis validasi dari ahli materi memperoleh hasil persentase 96 67% sehingga memiliki kategori sangat valid sedangkan validasi ahli media mendapat persentase 76% sehingga memiliki kategori valid. Setelah melakukan validasi kepada ahli dilanjut dengan melakukan uji coba kelompok kecil dengan hasil persentase 78 8% sehingga memiliki kategori layak dan memiliki peningkatan pada uji coba kelompok besar dengan persentase 80% dengan kategori layak. Kesimpulan dari semua hasil dari validasi oleh para ahli dan setelah melakukan uji coba dapat disimpulkan jika media pembelajaran video animasi arsitektu kolonial di kota Malang mendapat kategori valid layak dan efektif di kelas XI SMA Panjura Malang karena telah disesuaikan dengan potensi siswa di kelas.