Skripsi
Analisis produktivitas program studi pada departemen teknik mesin dan industri fakultas teknik Universitas Negeri Malang dengan metode data envelopment analysis (DEA) / Eldiva Fauziah
Abstrak
Peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi sangat penting dalam menjaga standar yang tinggi dan relevan khususnya dalam pendidikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Namun pengukuran produktivitas program studi sering kali tidak secara eksplisit dijelaskan dalam proses akreditasi yang dilakukan oleh BAN-PT maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas program studi di Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (FT UM) tahun 2023 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). DEA merupakan metode non-parametrik yang digunakan untuk mengevaluasi efisiensi relatif dari unit pengambilan keputusan (DMU) berdasarkan input dan output yang digunakan. Penelitian ini mengadopsi model Constant Returns to Scale (CRS) input-oriented dan output-oriented dalam perhitungan DEA yang bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi teknik dari masing-masing program studi. Menggunakan 4 variabel input yang terdiri dari jumlah dosen rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa jumlah penelitian yang mendapat pendanaan dan jumlah pengabdian yang mendapat pendanaan serta 4 variabel output yang mencakup jumlah lulusan mahasiswa jumlah lulusan dengan IPK gt 3 5 jumlah publikasi penelitian dan jumlah publikasi terkait pengabdian untuk mengukur nilai produktivitas dengan bantuan software DEA dan MaxDEA dalam menganalisis efisiensi relatif setiap DMU. Program studi yang menunjukkan nilai efisiensi 100% pada perhitungan DEA dianggap telah optimal dalam memanfaatkan input untuk mencapai output yang diinginkan sementara program studi yang belum mencapai tingkat efisiensi dapat menggunakan hasil analisis DEA ini untuk mengevaluasi dan memperbaiki kinerjanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari lima program studi yang dianalisis empat program studi dinyatakan produktif karena nilai efisiensi relatifnya 100% dan satu program studi yang belum mencapai produktif yaitu program studi S1 Teknik Industri yang bernilai efisiensi relatif 93 3%. Program studi S1 Teknik Industri perlu meningkatkan output lulusan mahasiswa publikasi penelitian dan publikasi terkait pengabdian dan perlu melakukan benchmarking pada program studi S1 Pendidikan Teknik Mesin dan S1 Teknik Mesin. Temuan dari penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pihak manajemen universitas untuk meningkatkan alokasi sumber daya dan menyusun strategi perbaikan kinerja akademik serta penelitian. Selain itu hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengukuran efisiensi produktivitas di institusi pendidikan tinggi lainnya.