Skripsi
Efektivitas pupuk organik padat dan cair dari limbah buah jeruk siam (citrus nobilis) terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman brassica juncea / Aulia Rahma
Abstrak
Produksi buah jeruk diperkirakan akan terus meningkat 3 64% setiap tahunnya. Potensi ini mendukung pertumbuhan industri pengolahan jeruk yang didominasi oleh industri kecil dan menengah. Kabupaten Malang merupakan daerah yang memiliki sampah organik melimpah tepatnya di Desa Petungsewu. Desa tersebut memiliki lahan yang subur. Dengan adanya lahan yang subur masyarakat memanfaatkannya untuk menanam buah jeruk. Namun setiap musim panen banyak limbah jeruk yang dihasilkan baik dari buah yang belum matang maupun buah busuk karena gagal panen. Peningkatan jumlah limbah jeruk yang ada di Desa Petungsewu Dau Kabupaten Malang menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Cara yang efektif dalam mereduksi limbah jeruk yaitu dengan mengubah limbah menjadi pupuk organik padat dan cair. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pupuk organik padat dan cair terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman Brassica juncea. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga Oktober 2024. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) unsur pertama adalah pemberian pupuk organik padat (U) dan pupuk organik cair (K) yang terdiri dari U0- tanpa pemberian pupuk organik U1 20 gr pupuk organik padat U2 30 gr pupuk organik padat K1 25 ml pupuk organik cair serta K2 50 ml pupuk organik cair dengan 5 perlakuan serta 5 kali pengulangan sehingga didapat 25 sampel. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman jumlah daun jumlah batang dan lebar daun. Hasil efektivitas tertinggi pada penggunaan pupuk organik padat dan cair terdapat pada dosis 50 ml pada tinggi tanaman jumlah daun jumlah batang juga lebar daun tanaman Brassica juncea. Pada hasil uji ANOVA tinggi tanaman Brassica juncea menunjukkan adanya perbedaan antar perlakuan