Skripsi
Epos ramayana sebagai ide penciptaan karya lukis digital / Mochamad Taufik Tafakhur
Abstrak
ABSTRAK Tafakhur M.T. Ponimin 2025. Epos Ramayana sebagai Ide Penciptaan Karya Lukis Digital. Skripsi Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr.Ponimin M.Hum. Kata kunci Epos Ramayana Karya Lukis Digital Epos Ramayana merupakan kisah yang populer yang menceritakan kisah cinta Rama dan Sinta. Dalam setiap adegannya memiliki pesan moral tersendiri yang dapat diambil hikmahnya. Dari sinilah muncul ide untuk diangkat menjadi tema dalam skripsi Kekaryaan seni ini. Topik ini menarik diangkat menjadi karya seni dikarenakan banyak nilai sikap menyimpang yang terjadi di kehidupan modern ini. Penciptaan karya ini untuk menghasilkan karya seni lukis digital yang mengangkat tema Ramayana dan disajikan dalam bentuk pameran. Untuk mencapainya perupa menggunakan teknik lukis digital dan diperlukan metode kreatif seni lukis digital metode tersebut meliputi perumusan ide penciptaan dan terpilihlah epos Ramayana menjadi sebuah ide penciptaan karya lukis digital pengumpulan informasi tentang kisah Ramayana dari artikel buku jurnal dan karya terdahulu melakukan improvisasi secara spontan sebagai refleksi dari sumber ide menggunakan media digital hal tersebut dilakukan dengan tahapan-tahapan pembuatan sketsa gambar Alternatif sebagai kelanjutan dari tahap improvisasi. Pada tahapan penciptaan ini perupa juga melakukan eksplorasi bentuk dan teknik dilanjutkan proses pewarnaan menggunakan warna-warna yang kontras dan imajinatif menggunakan brush yang tersedia dengan teknik dussel dan glazing serta melakukan finishing untuk menambah kesan yang diinginkan. Proses selanjutnya yaitu evaluasi karya untuk meminimalisir kesalahan selanjutnya penyajian dan publikasi karya melalui pameran dan pada tahap akhir dilakukan analisis dan evaluasi. Hasil karya tersebut berupa lukisan 2 dimensi yang terdiri dari 1. Kebohongan yang Terbongkar 2. Awal Sebuah Api 3. Tragedi Langit 4. Cincin 5. Bakar Seluruhnya 6. Kehancuran Rahwana.