UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Makna simbolik Kesenian Bantengan di Kelurahan Tanjungrejo Kota Malang / Averoos Shafaa Mahaputra Laksana

Laksana, Averoos Shafaa Mahaputra - Nama Orang;

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan pementasan dan menganalisis makna simbolik yang terkandung dalam Kesenian Bantengan di Kelurahan Tanjungrejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara mendalam dengan teknik snowball dimulai dari ketua kelompok Kesenian Bantengan di kelurahan Tanjungrejo kemudian berlanjut ke informan lain berdasarkan rekomendasi. Observasi partisipatif dilakukan dengan menghadiri latihan dan pementasan untuk memahami makna simbolik yang didukung oleh catatan lapangan foto dan video. Dokumentasi meliputi pengumpulan arsip dari kelompok seni serta instansi terkait. Selain data primer penelitian ini juga menggunakan data sekunder dari buku jurnal dan penelitian terdahulu untuk memperkuat analisis. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwa pementasan Kesenian Bantengan terdiri dari tiga tahapan utama yaitu pambuka pokok pagelaran dan pungkasan. Kemudian terdapat berbagai makna simbolik yang terkandung di dalamnya terutama pada tokoh ritual dan sesaji. makna dari setiap tokoh Kesenian Bantengan yaitu 1) Banteng memiliki makna kesetiaan persatuan dan perlawanan. 2) Macan memiliki makna sebagai simbol kejahatan kesombongan dan angkara murka. 3) Monyet memiliki makna sebagai symbol golongan yang licik selalu mencari keuntungan di tengah perlawanan antara banteng dan macan. Sedangkan makna sesaji memiliki makna sebagai bentuk penghormatan persembahan dan ungkapan syukur kepada kekuatan gaib leluhur atau roh penjaga dalam suatu kepercayaan dan tradisi. Kemudian makna ritual dalam Kesenian Bantengan memiliki makna yaitu sebagai serangkaian tindakan atau upacara yang dilakukan secara terstruktur dan berulang dengan tujuan sebagai bentuk penghormatan permohonan atau ungkapan syukur kepada kekuatan yang lebih tinggi leluhur atau alam semesta.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 2025.
Deskripsi Fisik
xiii, 90 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
1166/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. MAKNA SIMBOLIK
2. KESENIAN BANTENGAN
3. SYMBOLIC MEANING

Pembimbing
1.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik