Skripsi
Pengaruh latihan resistance band terhadap peningkatan power otot lengan peserta ekstrakurikuler basket SMAN 5 Kota Malang tahun ajaran 2024/2025 / Adilahmad Ghulam
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan resistance band terhadap power otot lengan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMAN 5 Kota Malang. Power otot lengan merupakan komponen penting dalam performa atlet terutama dalam olahraga bola basket yang menuntut kekuatan dan daya ledak dalam berbagai gerakan seperti melempar menangkap dan menembak bola. Latihan resistance band dipilih sebagai metode karena telah terbukti efektif dalam meningkatkan power otot melalui penambahan beban elastis yang merangsang otot untuk bekerja lebih keras selama latihan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen one-group pretest-posttest yang melibatkan 25 peserta dari ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 5 Malang. Sebelum dimulai para peserta menjalani pengukuran awal power otot lengan menggunakan two hand medicine ball throw untuk menentukan power otot mereka. Selanjutnya mereka menjalani program latihan resistance band selama 6 minggu dengan frekuensi latihan sebanyak tiga kali per minggu yaitu setiap hari Senin Rabu dan Jumat. Program latihan ini dirancang dengan latihan yang melibatkan aktivitas fisik dengan menambahkan beban pada gerakan workout yang tengah dilakukan. Setelah periode latihan berakhir peserta kembali menjalani pengukuran power otot lengan dengan two hand medicine ball untuk mengetahui adanya perubahan dalam power otot mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada power otot lengan siswa setelah diberikan latihan resistance band. Pada uji pre-test nilai tertinggi yang dicapai siswa adalah 4 7 meter sedangkan nilai terendah adalah 2 8 meter. Setelah program latihan selesai hasil post-test menunjukkan peningkatan yang nyata di mana nilai tertinggi mencapai 5 9 meter dan nilai terendah adalah 3 8 meter. Rata-rata hasil pre-test adalah 3 48 meter dengan standar deviasi sebesar 0 40 meter sementara rata-rata post-test meningkat menjadi 4 57 meter dengan standar deviasi sebesar 0 47 meter. Secara keseluruhan terdapat peningkatan kekuatan sebesar 31% dari pre-test ke post-test yang menunjukkan dampak positif dari latihan resistance band terhadap power otot lengan siswa. Hasil analisis statistik menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0 000 yang berada di bawah ambang 0 05. Ini berarti hipotesis diterima dan dapat disimpulkan bahwa latihan resistance band berpengaruh signifikan terhadap peningkatan power otot lengan siswa ekstrakurikuler bola basket. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa program latihan resistance band memiliki dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan siswa. Latihan ini dapat menjadi salah satu pilihan metode yang efektif untuk meningkatkan power otot lengan yang pada gilirannya akan mendukung performa siswa dalam olahraga bola basket. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya serta membantu para pelatih olahraga dalam mengembangkan program latihan yang lebih terarah dan berbasis bukti ilmiah untuk meningkatkan performa atlet. Hasil penelitian ini juga menunjukkan pentingnya pengembangan program latihan yang sistematis dan terstruktur untuk mencapai hasil yang optimal bagi para atlet muda.