Skripsi
Indeks plastisitas dan nilai kuat tekan bebas tanah di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang yang distabilisasi dengan kapur dan serbuk bata merah / Tsaniatus Shafira
Abstrak
Tanah dasar merupakan salah satu elemen penting dalam pembuatan jalan raya. Berdasarkan kutipan berita Javasatu.com-malang ruas jalan obyek wisata Pantai Balekambang di Desa Rejosari Kecamatan Bantur Kabupaten Malang jalan berlubang dan bergelombang dikarenakan tanah bergerak. Hasil uji pendahuluan tanah tersebut didapatkan Indeks Plastisitas (IP) sebesar 32 910%. Dari klasifikasi AASHTO termasuk kedalam jenis tanah berlempung subgrade sangat buruk sebagai tanah dasar. Tanah distabilisasi dengan kapur (CaO) dan serbuk bata merah. Tujuan penelitian untuk mengetahui indeks plastisitas dan nilai kuat tekan bebas setelah distabilisasi dengan kapur (CaO) dan serbuk bata merah. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif eksperimental. Penambahan stabilisator menggunakan perbandingan persentase kapur (CaO) dan serbuk bata merah (0% 0%) (10% 16%) (10% 18%) dan (10%20%) waktu pemeraman 14 hari. Indeks plastisitas tanah didapat dari perhitungan nilai uji batas cair dan batas plastis sedangkan nilai kuat tekan bebas didapatkan dari uji kuat tekan bebas berupa nilai regangan dan tegangan. Berdasarkan hasil penelitian penambahan kapur (CaO) dan serbuk bata merah dapat menurunkan indeks plastisitas tanah dengan nilai terendah sebesar 11 563% pada campuran kapur (CaO) dan serbuk bata merah (10% 18%). Pada uji kuat tekan bebas kapur (CaO) dan serbuk bata merah mampu meningkatkan nilai sebesar 0 628 kg/m sup2 pada campuran (10% 16%).