Skripsi
Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa SMK ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada materi barisan dan deret / Marshella Ummul Islam
Abstrak
Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu aspek penting bagi siswa dalam pembelajaran matematika. Salah satu tahapan yang dapat digunakan dalam mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah tahapan Polya. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa ditinjau dari Adversity quotient (AQ). Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI KLA SMK PGRI 3 Malang yang berjumlah 31 siswa yang dikelompokkan menjadi tiga kategori AQ yaitu climber camper quitter berdasarkan hasil angket. Berdasarkan tiga kategori tersebut dipilih satu siswa pada masing-masing tingkat kecerdasan climber camper quitter sebagai subjek penelitian. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pengerjaan soal uraian materi barisan dan deret dan dilanjutkan dengan proses wawancara terhadap subjek yang telah dipilih. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecerdasan climbers mampu memenuhi semua tahapan pemecahan masalah berdasarkan teori Polya yaitu tahapan memahami masalah merencanakan strategi pemecahan masalah menerapkan strategi pemecahan masalah dan memeriksa kembali jawaban. Siswa dengan tingkat kecerdasan campers mampu memenuhi tahapan pemecahan masalah berdasarkan teori Polya yaitu memahami masalah merencanakan strategi menerapkan strategi namun tidak memenuhi tahapan memeriksa kembali. Sedangkan siswa dengan tingkat kecerdasan quitter tidak mampu memenuhi satupun tahapan pemecahan masalah