Tesis
Inovasi pembelajaran guru penggerak dalam implementasi merdeka belajar di sekolah dasar Kota Blitar / Muhammad Taufek
Abstrak
RINGKASAN Taufek Muhammad. 2024. Inovasi Pembelajaran Guru Penggerak dalam Implementasi Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Kota Blitar. Tesis Jurusan Pendidikan Dasar Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Makbul Muksar S.Pd M.Si. (2) Dr. Intan Sari Rufiana M.Pd. Kata kunci Inovasi Pembelajaran Merdeka Belajar Guru Penggerak Dalam konteks perkembangan pendidikan di Indonesia inovasi pembelajaran menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai tujuan kebijakan Merdeka Belajar. Guru Penggerak berperan sebagai agen perubahan di sekolah yang diharapkan mampu mengimplementasikan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini berfokus pada inovasi pembelajaran yang diterapkan oleh Guru Penggerak di dua sekolah dasar di Kota Blitar yaitu SDN Klampok dan SDN 2 Sentul. Inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa dan mendukung kebijakan Merdeka Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis inovasi pembelajaran yang diterapkan oleh Guru Penggerak dalam konteks Merdeka Belajar di SDN Klampok dan SDN 2 Sentul. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan implementasi inovasi pembelajaran serta menganalisis dampak inovasi pembelajaran terhadap pembelajaran dan hasil belajar siswa. Inovasi pembelajaran yang diteliti yaitu pertama penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) dengan pembuatan video documenter tentang lingkungan sekolah. Kedua penggunaan media interaktif berbasis teknologi digital. Ketiga penggunaan aplikasi Google Classroom dalam pembelajaran matematika dan keempat penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan memberikan tugas yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi wawancara dan dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan inovasi pembelajaran tersebut memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman materi kemandirian siswa dalam belajar serta motivasi dan kepercayaan diri mereka. Kesimpulannya inovasi pembelajaran yang diterapkan Guru Penggerak sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar memberikan siswa kebebasan dan fleksibilitas dalam proses belajar. Beberapa rekomendasi diberikan untuk peningkatan implementasi di masa mendatang antara lain pelatihan pembelajaran diferensiasi bagi guru non-penggerak keterlibatan orang tua pada perencanaan proyek serta penambahan media LCD proyektor pada ruang kelas.