Skripsi
Pendekatan hexa helix dalam tata kelola Wisata Waduk Selorejo dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang / Farisa Anggi Fadila
Abstrak
Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi pendekatan Hexa Helix dalam tata kelola wisata Waduk Selorejo serta menganalisis dan mengevaluasi implikasi pendekatan Hexa Helix dalam tata kelola wisata Waduk Selorejo terhadap ketahanan wilayah di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dan sumber data diperoleh dari observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan empat tahap yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Pendekatan Hexa Helix dalam tata kelola wisata Waduk Selorejo melibatkan 6 aktor diantaranya a) Pemerintah yaitu Pemerintah Desa Banturejo b) Pelaku usaha (UMKM) c) Komunitas yaitu Karang Taruna Desa Banturejo d) Media Massa yaitu pengelola media sosial Wisata Waduk Selorejo e) Akademisi f) Wisatawan 2) Implikasi pendekatan Hexa Helix dalam tata kelola wisata Waduk Selorejo terhadap ketahanan wilayah di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang diantaranya a) Peningkatan koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan b) Pemberdayaan masyarakat lokal dan peningkatan ekonomi c) Keberlanjutan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan d) Peningkatan citra daerah dan daya tarik wisata e) Peningkatan infrastruktur dan fasilitas wisata.