Tesis
Sintesis biofuel melalui proses catalytic cracking minyak goreng bekas berbantuan katalis NiSn/Zeolit LTA dari batuan pyrophyllite Malang / Ahmat Fanani Hidayatulloh
Abstrak
Peningkatan konsumsi bahan bakar fosil mengakibatkan menipisnya jumlah cadangan minyak bumi sehingga mendorong pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai pasokan sumber energi alternatif yang berkelanjutan yaitu biofuel. Biofuel dapat disintesis melalui proses perengkahan katalitik dari bahan trigliserida berantai panjang seperti minyak goreng bekas dengan bantuan katalis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensintesis katalis heterogen NiSn/Zeolit LTA dan mengkaji efektivitas dan selektivitas produksi biofuel dari proses catalytic cracking dari minyak goreng bekas. Tahapan dalam penelitian ini meliputi 1) sintesis dan karakterisasi silika hasil ekstraksi dan zeolit LTA dari batuan Pyrophyllite Malang 2) karakterisasi minyak goreng bekas (WCO) meliputi uji sifat fisiko-kimia dan analisis komponen dengan menggunakan FTIR dan GC-MS 3) sintesis katalis NiSn/Zeolit LTA dikarakterisasi menggunakan XRD XRF dan SEM EDX Mapping 4) optimalisasi proses catalytic cracking minyak goreng bekas dengan variasi katalis NiSn/Zeolit LTA 5) produksi dan karakterisasi produk hasil catalytic cracking minyak goreng bekas dengan variasi katalis NiSn/Zeolit LTA. Hasil penelitian ini diperoleh silika (SiO2) berfasa amorf yang diekstraksi dari batuan Pyrophyllite dengan metode aktivasi termokimia dan fusi alkali. Zeolit LTA telah berhasil disintesis menggunakan silika (SiO2) hasil ekstraksi sebelumnya melalui metode hidrotermal. Katalis NiSn/Zeolit LTA disintesis melalui metode impregnasi basah setengah jadi (Wetness Incipient Impregnation) dengan variasi suhu kaslinasi serta perbandingan impregnasi ion logam Ni-Sn. Produk biofuel hasil catalytic cracking memiliki densitas viskositas dan indeks bias yang lebih rendah dibandingkan minyak goreng bekas (WCO). Produk hasil catalytic cracking minyak goreng bekas tertinggi diperoleh pada variasi katalis NiSn/Zeolit LTA 400oC 1 2 1%. Produk biofuel yang diperoleh memiliki selektivitas tertinggi pada fraksi kerosen (C12 ndash C15) yaitu tetradekana (C14H30). Proses catalytic cracking yang dilakukan memiliki selektivitas pada produk senyawa hidrokarbon dengan kandungan oksigenat yang rendah sehingga sangat cocok untuk diaplikasikan dalam proses deoksigenasi pada pengolahan bahan bakar.