Skripsi
Pengaruh aktivitas tune up terhadap perubahan tekanan darah, suhu tubuh dan denyut nadi siswa jurusan teknik kendaraan ringan SMK Negeri 1 Kepanjen / Rayhan Muhammad Rafi
Abstrak
Aktivitas fisik dapat menyebabkan berbagai perubahan fungsi tubuh diantaranya adalah perubahan peningkatan tekanan darah suhu tubuh dan denyut nadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik khususnya praktik tune-up terhadap perubahan tekanan darah suhu tubuh dan denyut nadi siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 1 Kepanjen. Aktivitas fisik yang dilakukan oleh siswa selama praktik ini dapat mempengaruhi kondisi fisiologis mereka yang penting untuk dipahami dalam konteks kesehatan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan kuantitatif melibatkan 8 siswa sebagai subjek yang diambil secara acak. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah suhu tubuh dan denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas tune-up menggunakan lembar observasi dan alat ukur yang sesuai. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perubahan signifikan pada tekanan darah suhu tubuh dan denyut nadi siswa setelah melakukan aktivitas fisik. Rata-rata tekanan darah siswa mengalami peningkatan setelah aktivitas tune-up dibandingkan dengan sebelum melakukan aktivitas tune-up suhu tubuh menunjukkan peningkatan konsisten sebelum dan sesduah aktivitas tune-up mempengaruhi perubahan dari suhu tubuh dan denyut nadi mengalami perubahan yang signifikan dilihat dari hasil analisis dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan signifikan pada tekanan darah (MAP) suhu tubuh dan denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas tune up. Uji statistik menggunakan SPSS menunjukkan nilai signifikansi (p-value) untuk tekanan darah sebesar 0.002 suhu tubuh 0.000 dan denyut nadi 0.010 yang semuanya menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari aktivitas fisik terhadap perubahan parameter fisiologis tersebut. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pemantauan kesehatan terutama dalam konteks aktivitas fisik yang dapat mempengaruhi tekanan darah dan suhu tubuh. Disarankan agar siswa dan masyarakat mendapatkan pendidikan kesehatan yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan kardiovaskular.