Tesis
Pengembangan asesmen formatif berbantuan scaffolding konseptual untuk meningkatkan penguasaan konsep pada materi suhu dan kalor / Ana Lailatul Fitriyah
Abstrak
Suhu dan kalor adalah salah satu materi penting ketika mempelajari fisika. Berdasarkan hasil penelitian masih ditemukan siswa yang kesulitan memahami kesuluruhan materi khususnya materi suhu dan kalor. Meningkatkan kemampuan siswa bertanya terhadap materi dapat digunakan untuk mengidentifikasi kesulitan siswa dalam memahami materi. Asesmen formatif dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana penerimaan siswa terhadap materi. Adanya umpan balik asesmen formatif atau bantuan (scaffolding) kepada siswa dapat meningkatkan pemahaman yang memungkinkan peserta didik dapat terlibat dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu Asesmen formatif berbantuan scaffolding konseptual yang dirancang dalam bentuk aplikasi pembelajaran digunakan dalam penelitian ini untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada meteri suhu dan kalor. Rancangan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Design penelitian menggunakan pre experiment dengan one group pretest dan posttest. Subjek penelitian ini meliputi siswa kelas XI MIPA yang terdiri dari 23 siswa. Data kuantitatif berasal dari tes penguasaan konsep. Sedangkan data kualititif dari respon siswa dan saran validator terhadap aplikasi yang dikembangkan. Teknik analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan perhitungan N-gain dan uji-T. Uji tersebut digunakan untuk melihat efektifitasnya peningkatan penguasaan konsep siswa dilihat dari hasil siswa sebelum adanya perlakuan (menggunakan media asesmen) dengan sesudah diberikan perlakuan (menggunakan media asesmen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen formatif berbantuan scaffolding konseptual memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam menganilis benda yang memiliki suhu paling rendah berdasarkan kontuktivitas bahan. Kesulitan yang banyak ditemui siswa adalah menganalisis suhu dan kalor perpindahan panas dan persepsi panas khususnya menganalisis suhu paling panas ataupun tinggi. penelitian merekomendasikan agar asesmen formatif berbantuan scaffolding konseptual perlu dikembangkan lebih baik lagi dalam meningkatkan penguasaan konsep pada materi suhu dan kalor.