Skripsi
Kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah open-ended ditinjau dari gaya belajar / Hana Kholifatul Husniyah
Abstrak
Salah satu kemampuan yang dibutuhkan di abad 21 adalah kemampuan berpikir kreatif. Namun berdasarkan hasil penelitian Programme for International Student Assessment rsquo (PISA) kemampuan berpikir kreatif siswa Indonesia tergolong rendah dengan skor 19 dari 60. Kemampuan berpikir kreatif dapat dipengaruhi oleh gaya belajar. Kemampuan berpikir kreatif dapat diasah dengan menyelesaikan masalah open-ended. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan gaya belajar visual auditorial dan kinestetik dalam menyelesaikan masalah open-ended. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan berpikir kreatif tes gaya belajar dan wawancara. Calon subjek penelitian adalah 33 siswa kelas X-E MAN 2 Kota Malang. Lalu dipilih subjek penelitian berdasarkan tingkat kemampuan berpikir kreatif paling optimal di masing-masing gaya belajar dengan memperhatikan kemampuan komunikasi dan rekomendasi guru matematika. Sesuai kriteria tersebut subjek penelitian adalah 5 siswa yang terdiri atas 1 siswa visual 2 siswa auditorial dan 2 siswa kinestetik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa siswa visual mencapai tingkat 4 (sangat kreatif) siswa auditorial mencapai tingkat 3 (kreatif) dan siswa kinestetik mencapai tingkat 0 (tidak kreatif).