Tugas Akhir
Evaluasi penilaian tingkat kerusakan jalan berdasarkan metode bina marga (studi kasus : jalan Diponegoro - Sukorejo, Kabupaten Ponorogo) / Reynaldy
Abstrak
Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Diponegoro -Sukorejo Ponorogo. Panjang ruas jalan 1500 meter dan lebar 6 meter. Kondisi kerusakan jalan ini sangat mengganggu keamananan dan kenyamanan pengguna jalan. Oleh karena itu harus segera dilakukan penanganan jalan karena jalan merupakan sarana prasarana transportasi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan dan jenis penangananya berdasarkan metode Bina Marga. Metode penelitian identifikasi masalah pengumpulan data sekunder dan primer analisa data dan melakukan survei menggunakan formuir yang mengacu pada Tata Cara Penyusunan Program Pemeliharaan Jalan Nomor 018/T/BNKT/1990. Nilai kondisi tersebut digunakan untuk menjadi bahan acuan untuk menentukan jenis penanganan jalan dan urutan prioritas penanganan jalan. Hasil penelitian menunjukkan jenis kerusakan yang dominan adalah Retak 16 6% Rough 12 57% Tambalan 8 86% dan Fatty 6 5%. Dalam penilaian kondisi kerusakan jalan berdasarkan metode Bina Marga nilai tingkat kondisi kerusakan jalan yang telah didapatkan adalah 6 dan untuk tingkat penanganan Urutan Prioritas jalan adalah 6. Nilai Urutan Prioritas penanganan kondisi jalan 6 masuk kedalam Urutan Prioritas 4-6 dengan jenis program penanganan pemeliharaan berkala. Rekomendasi yang diberikan pada program pemeliharaan berkala yaitu dengan dilakukan penambalan (patching) pada ruas jalan untuk memperbaiki bagian yang rusak seperti retak pelepasan butir rough dan lubang.