Skripsi
Pengembangan articulate storyline tiga sebagai multimedia interaktif untuk meningkatkan motivasi dan penguasaan konsep materi keanekaragaman hayati siswa kelas x / Fajar Arifin Ilham
Abstrak
Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berupa multimedia interaktif berbasis Articulate Storyline 3 yang dirancang untuk meningkatkan motivasi dan penguasaan konsep siswa pada materi keanekaragaman hayati. Pengembangan media dilakukan menggunakan model ADDIE yang mencakup lima tahap yaitu Analyze Design Develop Implement dan Evaluate. Pendekatan ini digunakan untuk memastikan media yang dihasilkan bersifat sistematis dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa di lapangan. Media ini dilengkapi dengan berbagai fitur utama seperti materi pembelajaran interaktif video edukatif petunjuk penggunaan serta kuis evaluasi yang disajikan dalam tampilan visual menarik dan user-friendly. Siswa dapat berinteraksi secara langsung dengan berbagai elemen pembelajaran seperti gambar interaktif simulasi konsep keanekaragaman hayati serta latihan soal yang memberikan umpan balik secara langsung. Media ini juga dirancang agar mudah diakses melalui berbagai perangkat sehingga memberikan alternatif pembelajaran yang lebih inovatif dibandingkan metode konvensional. Efektivitas media ini diuji melalui tahapan uji coba yang meliputi uji perorangan uji kelompok kecil dan uji kelompok besar dengan melibatkan siswa kelas X di SMA Negeri 1 Jatinom. Hasil analisis pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep keanekaragaman hayati. Skor N-gain yang diperoleh sebesar 72 96% (dibulatkan menjadi 73%) menunjukkan bahwa media ini termasuk dalam kategori efektif. Selain itu hasil angket menunjukkan bahwa 83 53% siswa merasa terbantu dalam memahami materi dengan menggunakan media tersebut. Dengan demikian media pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 yang dikembangkan dalam penelitian ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan konsep siswa. Media ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran biologi khususnya untuk materi yang bersifat abstrak seperti keanekaragaman hayati dan memiliki potensi untuk diadaptasi dalam berbagai mata pelajaran lainnya.