Skripsi
Hubungan usia dan lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan hipertensi pada akseptor KB di wilayah UPTD Puskesmas Jatibening Kota Bekasi / Aulia Wulan Septiani
Abstrak
KB suntik 3 bulan paling banyak digunakan oleh peserta KB aktif menurut pernyataan dariDinas Kesehatan Kota Bekasi dikarenakan sederhana dan efisien. Namun penggunaan KB Suntik 3 bulandapat mengakibatkan hormon dalam tubuh tidak seimbang dan tekanan darah meningkat dan berisikohipertensi dimana hal tersebut menjadi urgensi yang dibuktikan dengan jumlah akseptor di Kota Bekasisebanyak 3.820 akseptor berbanding lurus dengan kejadian hipertensi di Kota Bekasi sebanyak 8.271kasus. Penggunaan KB suntik 3 bulan dilandasi faktor- faktor seperti usia pendidikan pekerjaan sikapatau keteraturan pemakaian serta dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atautidaknya hubungan antara usia dan lama pemakaian dalam penggunaan KB suntik 3 bulan denganhipertensi di wilayah UPTD Puskesmas Jatibening Kota Bekasi. Penelitian kuantitatif dengan pendekatancross-sectional pada bulan Juli - Oktober 2023. Pengguna aktif KB suntik 3 bulan di wilayah UPTDPuskesmas Jatibening Kota Bekasi menjadi populasi penelitian. Teknik sampling menggunakan purposivesampling dengan sampel sebesar 66 responden. Data penelitian diambil melalui kuesioner yang diberikanpada responden mengenai usia dan lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan hipertensi pada akseptor KB diwilayah UPTD puskesmas Jatibening Kota Bekasi dan pengukuran tekanan darah responden. Data penelitiandianalisis dengan uji statistik Chi-Square dan memperoleh hasil adanya hubungan antara usia akseptor KBsuntik 3 bulan dengan hipertensi (p 0 009) dimana usia diatas 35 tahun berpeluang 3 9 kali lebih besardan adanya hubungan antara lamanya pemakaian akseptor KB suntik 3 bulan dengan hipertensi (p 0 002) dimana lama pemakaian diatas 1 tahun berpeluang 8 9 kali lebih besar. Kesimpulan yang diperolehyaitu hasil menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna atau signifikan dari penelitian yangdilakukan.