UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Isolasi dan identifikasi senyawa dari ekstrak kulit buah jeruk manis (citrus sinensis linn.), serta uji aktivitas antioksidan, toksisitas, dan antijamur / Triyono Mojo

Mojo, Triyono - Nama Orang;

Abstrak
Kulit buah jeruk manis merupakan salah satu bagian yang sering diabaikan dan hanya dipandang sebagai limbah namun memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa mengidentifikasi senyawa menguji aktivitas antioksidan toksisitas dan antijamur dari ekstrak kulit buah jeruk manis. Penelitian ini dilakukan dalam lima tahapan yaitu 1) ekstraksi senyawa aktif kulit buah jeruk manis 2) uji aktivitas ekstrak kulit buah jeruk manis (antioksidan toksisitas dan antijamur) 3) fraksinasi dengan kromatografi kolom 4) uji aktivitas fraksi (antioksidan toksisitas dan antijamur) 5) identifikasi senyawa. Ekstraksi secara maserasi kulit buah jeruk manis menghasilkan rendemen berturut-turut ekstrak distilat pertamax 1 91 % ekstrak kloroform 1 46 % ekstrak etil asetat 0.46 % ekstrak etanol 0 93 % dan ekstrak metanol 2 26 %. Pada uji aktivitas antioksidan menunjukkan ekstrak kulit buah jeruk manis tidak aktif sebagai antioksidan. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh kemampuan paling baik meredam radikal DPPH adalah ekstrak etil asetat dengan nilai IC50 sebesar 675 86 diikuti ekstrak etanol sebesar 801 78 ekstrak metanol sebesar 1.227 27 ekstrak kloroform sebesar 2.065 02 dan ekstrak destilat pertamax sebesar 4.838 60. Pada uji toksisitas menunjukkan estrak kulit buah jeruk manis toksik terhadap larva Artemia salina. Toksisitas tertinggi terdapat pada ekstrak etil asetat dengan nilai LC50 sebesar 155 37 diikuti ekstrak metanol sebesar 222 06 ekstrak etanol sebesar 227 67 ekstrak kloroform sebesar 364 12 dan ekstrak destilat pertamax sebesar 382 11. Pada uji aktivitas antijamur ekstrak etanol mempunyai aktivitas antijamur terhadap Rhizopus Sp. terbaik sedangkan aktivitas terendah adalah ekstrak etil asetat. Senyawa yang berhasil didentifikasi adalah skoparon naringenin hesperetin heksametilkuersetagetin 3 3 rsquo 4 rsquo 5 5 rsquo 7 8-heptametoksiflavon dan tangeritin. Senyawa ini merupakan komponen penyusun dari fraksi hasil fraksinasi dengan kromatografi kolom ekstrak etil asetat kulit buah jeruk manis.


Informasi Detail
DDC
Rt 547.7 MOJ i
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2024.
Deskripsi Fisik
xiv, 85 lembar. : ilus. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00402/RT/25
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2024
Subjek
1. EKSTRAK KULIT JERUK MANIS - UJI AKTIVITAS - ANTIOKSIDAN
2. EKSTRAK KULIT JERUK MANIS - UJI AKTIVITAS - TOKSISITAS
3. EKSTRAK KULIT JERUK MANIS - UJI AKTIVITAS - ANTIJAMUR
4. SWEET ORANGE PEEL EXTRACT - ACTIVITY TEST - ANTIOXIDANT


Pembimbing
1. Dr. Sutrisno, M.si; 2. Dr. Siti Marfu'ah, M.s.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik