Skripsi
Hubungan antara persepsi siswa tentang bahan ajar guru dengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pemeliharaan sasis sepeda motor kelas XI SMK pekerjaan umum Malang / Hadi Wibowo
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa tentang bahan ajar yang diberikan oleh guru dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor di kelas XI SMK Pekerjaan Umum Malang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman murid mengenai bahan pembelajaran yang bisa berdampak pada dorongan mereka dalam menuntut ilmu terutama dalam konteks pendidikan kejuruan yang membutuhkan keterampilan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor yang diambil secara purposive. Data dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari dua bagian pertanyaan tentang persepsi siswa terhadap bahan ajar dan pertanyaan mengenai motivasi pembelajaran peserta didik. Penelaahan informasi diterapkan dengan metode perhitungan statistika deskriptif serta hubungan Pearson. Temuan riset mengungkapkan bahwa pandangan murid terhadap materi pengajaran berada pada kategori positif namun sangat sedikit faktor yang membuat Persepsi siswa tentang bahan ajar yang digunakan guru berhubungan dengan Motivasi belajar siswa dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Persepsi siswa tentang bahan ajar yang digunakan oleh guru tidak berberhubungan dengan Motivasi belajar siswa. dengan skor rata-rata 152 45 serta simpangan baku 16 20. Kendati demikian terdapat perbedaan dalam evaluasi di mana sekitar 25% siswa memberikan penilaian negatif terhadap beberapa aspek materi ajar. Di sisi lain motivasi belajar siswa juga menunjukkan nilai rata-rata yang baik yaitu 117 30 tetapi dengan variasi yang signifikan. Uji koefisien korelasi menghasilkan nilai r sebesar 0 32 yang menunjukkan adanya hubungan positif yang lemah antara persepsi siswa tentang bahan ajar dan motivasi belajar. Namun nilai p sebesar 0 061 menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik artinya faktor lain mungkin turut mempengaruhi motivasi belajar siswa. Temuan ini memberikan wawasan bahwa persepsi siswa tentang bahan ajar tidak berhubungan terhadap motivasi belajar penting bagi guru untuk memperhatikan metode pengajaran dan relevansi materi agar dapat meningkatkan motivasi siswa secara keseluruhan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah untuk mengeksplorasi variabel lain yang dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa.