Skripsi
Pengaruh identifikasi dengan karakter protagonis terhadap resiliensi pada pembaca Webtoon bergenre drama / Charisma Septian Wiweka
Abstrak
Berdasarkan teorinya proses identifikasi dengan karakter memungkinkan individu untuk bisa mengadopsi atribut positif seperti resiliensi dari karakter yang resilien seperti halnya karakter protagonis pada webtoon bergenre drama. Namun demikian belum ada penelitian yang membahas hubungan antara identifikasi dengan karakter dan resiliensi pada individu pembaca media bergenre drama termasuk webtoon yang padahal terkenal dengan penggambaran karakter dan konfliknya serta diikuti 6 juta pengguna di Indonesia. Penelitian ini diselenggarakan menggunakan metode kuantitatif dengan desain kausalitas untuk mengetahui apakah identifikasi dengan karakter protagonis berpengaruh terhadap resiliensi individu dewasa awal pembaca webtoon bergenre drama. Sampel penelitian didasarkan pada metode purposive sampling dengan total sebanyak 250 individu dewasa awal berusia 18-25 tahun yang membaca webtoon bergenre drama dengan karakter protagonis resilien. Berdasarkan analisis deskriptif data penelitian ini dalam kategori hipotetik menunjukkan bahwa sebanyak 50 8% memiliki tingkat resiliensi sedang dan 31 6% masih memiliki tingkat resiliensi yang rendah. Hanya ada sebanyak 17 6% secara hipotetik dan 16% secara empirik individu yang memiliki tingkat resiliensi tinggi. Melalui analisis regresi linear sederhana ditemukan juga bahwa identifikasi dengan karakter berpengaruh sebesar 89% terhadap resiliensi individu dewasa awal pembaca webtoon bergenre drama. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa identifikasi dengan karakter protagonis yang resilien dalam media webtoon berpengaruh positif signifikan terhadap resiliensi dewasa awal pembaca webtoon bergenre drama.