Skripsi
Dinamika konflik penolakan pembangunan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Desa Sumberejo Kabupaten Malang / Destisia Fitri Anggraini
Abstrak
Konflik penolakan pembangunan rumah ibadah sering terjadi di Indonesia hal ini di dasari karena adanya keberagaman yang majemuk. Aksi penolakan itu memiliki faktor pemicu yang biasanya di landasi karena kurangnya dukungan dari masyarakat setempat persyaratan yang tidak terpenuhi dengan baik tidak adanya surat izin membangun bangunan dan tidak memilikinya surat perizinan pendirian rumah ibadah itu sendiri. Penelitian ini menjabarkan mengenai konflik penolakan pembangunan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami latar belakang faktor dampak serta peran para aktor sosial dalam menangani penyelesaian konflik yang terjadi di Desa Sumberejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan penelitian ini dengan purposive sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Penelitian ini akan dikaji dengan menggunakan teori eskalasi konflik milik Friedrich Glasl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik penolakan yang terjadi di picu oleh beberapa faktor dan menimbulkan beberapa dampak di Desa Sumberejo. Analisis teori eskalasi konflik Glasl menunjukkan adanya peningkatan konflik puncaknya pada aksi demo dan surat penolakan PRNU diikuti de-eskalasi konflik karena peran aktor sosial dalam melakukan mediasi.