Tugas Akhir
Pengaruh multiple repair pengelasan GMAW terhadap sifat mekanik dan struktur mikro material sm490 dissimilar ss400 / Diva Alica Twin Bernika Putri
Abstrak
Berdasarkan hasil data verifikasi lapangan industri kereta api sedang mengerjakan proyek Flat Top Wagon atau lebih dikenal sebagai pembuatan underframe kereta api yang mengangkut barang untuk dikirim ke negara lain. Salah satu nama proyek ini adalah UGL yang memiliki beberapa batch seperti 60 feat 50 feat 40 feat dan seterusnya. Setiap batch mengirimkan 50 item dan pengiriman terus terjadi selama proyek dari 2022 hingga sekarang. PT. INKA (Persero) berusaha menghasilkan dua buah UGL setiap hari dan itu dapat dicapai dengan baik berkat manajemen shift karyawan yang efektif. Baja SS400 dan SM490 digunakan untuk underframe kereta terutama outrigger UGL 40 feat menggunakan pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW). Pengelasan berulang sangat berdampak dalam kualitas produk sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui batas maksimum pengelasan berulang karena hasil las yang terdistorsi dapat terjadi. Dengan menggunakan metode eksperimental penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sambungan las SS400 yang mirip dengan SM490 yang dilakukan perbaikan berulang. Pengujian sifat mekanik dan struktur mikro dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh dari pengelasan berulang. Karena tidak ada parameter atau dokumen yang tervalidasi dalam proses perbaikan berulang pada material ini penelitian ini dilakukan. Oleh karena itu penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan untuk proses pembuatan dokumen Petunjuk Prosedur (PI) untuk PT INKA. Penelitian ini membandingkan jumlah repair dari pengelasan tanpa repair satu kali repair dua kali repair dan tiga kali repair untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengelasan berulang pada material tersebut. Untuk mengetahui perubahan dalam sifat mekanik dan struktur mikro pada setiap variasi penelitian ini melakukan pengujian pada hardness tensile dan micro. Dapat disimpulkan bahwa hasil pengelasan berulang ukuran butir menjadi lebih halus dan fasa pearlite meningkat seiring dengan peningkatan kekerasan dan kekuatan tarik(Jiang 2013).