Skripsi
Analisis cover novel laut bercerita menggunakan semiotika roland barthes / Nurhidayah Dwi Ramadhani Iinaas
Abstrak
Cover novel Laut Bercerita merepresentasikan isi dari naskah cerita novel yang membahas mengenai sejarah penculikan aktivis pada tahun 1998. Cover Novel Laut Bercerita di dalam merepresentasikan isi novel juga menampilkan pesan kritik tersendiri terhadap sejarah kelam pelanggaran HAM yang pernah terjadi. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Untuk mengidentifikasi tanda-tanda utama elemen visual cover novel Laut Bercerita 2) Untuk menganalisis Denotasi Konotasi dan Mitos pada visual cover novel Laut Bercerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk menganalisis objeknya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkkan tanda-tanda visual dari cover novel Laut Bercerita terdiri dari petanda (signified) dan penanda (signifier) yang berupa teks judul dan nama penulis dengan font sederhana sepasang kaki dengan rantai yang terpasang rantai pada salah satu sisinya sepasang tebing yang berdiri sejajar segerombolan ikan dan tumbuhan laut yang digambarkan dengan warna cerah. Adapun makna denotatif dari tanda-tanda ini merujuk pada representasi langsung seperti tulisan judul dan nama pengarang tubuh manusia yang tenggelam rantai yang mengikat kaki serta ilustrasi biota laut. Namun makna ini berkembang ke tingkat konotatif yang lebih dalam seperti pemaknaan laut sebagai saksi bisu atas tragedi kemanusiaan tubuh yang tenggelam sebagai lambang penghilangan paksa dan rantai sebagai metafora pembungkaman kebebasan. Warna biru hijau dan kuning mewakili emosi spiritualitas serta simbol harapan dan kehidupan yang terus tumbuh di balik kegelapan sejarah. Seluruh elemen ini akhirnya membentuk mitos yaitu narasi besar tentang ingatan kolektif perlawanan terhadap pelupaan sejarah dan kritik terhadap kekuasaan yang represif.