Skripsi
Peran perhatian dan kelengkapan orang tua pada hasil belajar siswa kelas VI SDN Kromengan 1 Malang / Muhammad Feri Dimyati
Abstrak
Perhatian dari orang tua memiliki peranan penting dalam mendukung keberhasilan belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perhatian orang tua serta hubungannya dengan hasil belajar siswa di SDN Kromengan 1 Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan enam siswa yang memenuhi kriteria beserta wali mereka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mendapat perhatian penuh dari orang tua memiliki kecenderungan memperoleh hasil belajar yang lebih baik. Sebaliknya siswa yang kurang mendapatkan perhatian cenderung memperoleh nilai yang lebih rendah. Perhatian orang tua dapat berupa keterlibatan dalam kegiatan belajar komunikasi yang baik serta dukungan moral dan material. Kesimpulannya keterlibatan orang tua sangat berpengaruh terhadap capaian akademik anak. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk aktif dalam mendampingi proses belajar anak di rumah. Perhatian yang diberikan oleh masing-masing orang tua dan wali siswa memiliki perbedaan yang signifikan pada indikator menjalin komunikasi yang baik. Komunikasi yang aktif diterima oleh siswa K dan siswa C yang sama-sama aktif berkomunikasi dengan orang tua atau walinya. Siswa K dan C juga sama-sama mendapatkan hasil belajar yang tinggi pada nilai rapor dan perilakunya. Namun ada perbedaan meskipun sama-sama memiliki komunikasi yang aktif namun bagaimana cara komunikasi dari masing-masing orang tua berbeda dimana orang tua dari siswa C biasanya berkomunikasi dengan nada tinggi berbeda dengan siswa K yang berkomunikasi dengan lembut Perbedaan lain terlihat pada pemberian pengawasan yang hanya terlihat pada siswa K dan C dengan indikator pengawasan yang tinggi terletak pada siswa C. Jika dilihat dari hasil belajar siswa C yang masih dibawah siswa K dapat disimpulkan bahwa pengawasan yang terlalu ketat akan membuat siswa merasa terus diawasi hingga berpengaruh kepada hasil belajarnya. Dapat disimpulkan bahwa dari semua indikator yang dibuat menjalin komunikasi yang baik menjadi faktor yang paling berpengaruh disusul dengan pemberian pengawasan yang harus dilakukan dengan intensitas yang tepat. Siswa A yang memiliki orang tua lengkap mendapatkan perhatian yang lebih rendah dibandingkan dengan siswa K yang hanya memiliki satu orang tua saja. Siswa C yang memiliki orang tua yang lengkap mendapatkan perhatian yang lengkap. Namun pada siswa D dan P yang tidak memiliki orang tua dan tinggal dengan walinya memiliki perhatian yang sangat minim karena tidak terlihat adanya komunikasi yang baik pemenuhan fasilitas dan pemberian dukungan oleh walinya. Dapat disimpulkan bahwa siswa dengan orang tua yang lengkap tidak menjamin siswa mendapatkan perhatian yang penuh namun siswa yang hanya tinggal dengan walinya atau tidak memiliki orang tua mendapatkan perhatian yang minim. Jadi dapat disimpulkan bahwa peran perhatian orang tua atau wali yang paling berpengaruh adalah menjalin komunikasi yang baik serta memberikan dukungan. Sedangkan pemberian perhatian oleh orang tua atau wali tidak terlalu dipengaruhi oleh kelengkapan orang tua yang dimiliki oleh siswa meskipun siswa yang tidak memiliki orang tua dan tinggal dengan walinya cenderung mendapatkan sedikit perhatian.