Skripsi
Pengembangan E-modul interaktif berbasis book creator untuk meningkatkan self regulated learning dan critical thinking siswa kelas x MPLB di SMK Negeri 1 Boyolangu / Meilia Sukma Putri
Abstrak
Penggunaan modul digital yang interaktif diharapkan mampu mengasah self regulated learning dan critical thinking siswa. Pentingnya pengembangan modul ini didorong oleh permasalahan rendahnya kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini menghasilkan e-modul interaktif berbasis Book Creator yang divalidasi oleh ahli materi dan ahli bahan ajar serta untuk mengukur self regulated learning dan critical thinking siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R amp D) dengan menggunakan model Borg amp Gall melalui 9 tahapan. Produk e-modul ini telah divalidasi oleh validator ahli materi dan ahli bahan ajar dengan subjek uji coba siswa kelas X MPLB SMKN 1 Boyolangu. Jenis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa wawancara kritik dan saran dianalisis secara naratif sedangkan hasil angket self regulated learning serta hasil validasi dan uji coba dianalisis dengan deskriptif persentase. Data kuantitatif dari post-test dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji independent sample t-test. Temuan penelitian ini menghasilkan e-modul interaktif berbasis Book Creator yang ringkas menarik dan menyenangkan telah divalidasi oleh ahli materi serta ahli bahan ajar dan dianggap sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran pada materi profil entrepreneur job profile peluang usaha serta pekerjaan dalam bidang MPLB. Hasil uji coba pada kelas eksperimen menyatakan bahwa self regulated learning lebih tinggi terutama pada aspek perilaku sedangkan critical thinking siswa juga lebih tinggi terutama aspek elementary clarification pada materi profil entrepreneur job profile peluang usaha serta pekerjaan dalam bidang MPLB. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru dapat menggunakan e-modul ini sebagai alternatif bahan ajar yang mendorong pembelajaran aktif dan mandiri sedangkan siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka secara lebih sistematis.