Skripsi
Pengaruh model problem based learning terhadap keterampilan komunikasi siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD / APRINIDO ALFA KUSUMA
Abstrak
Keterampilan komunikasi merupakan aspek penting dalam pembelajaran khususnya dalam interaksi siswa dalam mengemukakan ide dan berpartisipasi aktif. Dalam konteks mata pelajaran IPAS keterampilan ini dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan komunikasi siswa kelas V SD dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) jenis pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara serta tes keterampilan komunikasi verbal dan non-verbal. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara keterampilan komunikasi siswa yang diajar dengan model PBL dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan nilai posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol serta diperkuat dengan hasil uji N-Gain Score pada masing-masing kelas yang didapatkan bahwa kelas kontrol tergolong kategori rendah sedangkan kelas eksperimen tergolong katergori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan komunikasi siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD. Model ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif inovatif dalam pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah dan keterampilan komunikasi siswa.