Skripsi
Pengembangan trainer kit untuk mata kuliah sensor dan tranduser pada mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. / Fauzan Saifuddin Zuhdi
Abstrak
Kemajuanan zaman yang di imbangi dengan semakin majunya bidang teknologi menjadikan banyak sumber daya manusia yang belum dapat menguasai beberapa bidang teknologi dengan sempurna. Pengembangan Trainer Kit untuk mata kuliah sensor dan tranduser di dimaksudkan untuk membantu mencapai sebuah pemahaman yang maksimal dalam konteks mempelajari sebuah materi sensor dan tranduser. Pengalaman dalam menggunakan sebuah perangkat mikrokontroler (Arduino) sangatlah penting bagi calon guru maupun mahasiswa yang akan mempelajari bidang yang bersinggungan dengan sistem kontrol. Dengan mempelajari mikrokontroler Arduino mahasiswa diharapkan dapat belajar dengan mudah. Maka dengan alasan tersebut trainer dan jobsheet dapat menjadi solusi untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat belajar dengan terarah dan memiliki target yang pasti dalam prosesnya.Metode yang digunakan adalah Research amp Development(R amp D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap (1) Analyze (2) Design (3) Developmentment (4) Implementation dan (5) Evaluate. Dari tahap awal analisis permasalahan yang menjadikan awal dari tercetusnya ide untuk membuat sebuah rancangan trainer dan job sheet. Sehingga dalam proses selanjutnya mendapatkan hasil dimana beberapa komponen yang masuk kedalam trainer ini antara lain yaitu (1) sensor LDR yang akan dipasangkan di project board (2) sensor DHT-11 sebagai sensor suhu (3) sensor MQ-2 sebagai sensor gas (4) sensor HCSR-04 sebagai sensor jarak (5) sensor RFID untuk mendeteksi sinyal radio dari sebuah kartu. Sedangkan aktuatornya antara lain adalah (1) LED (2) BUZZER (3) Realy (4) Motor DC (5) Motor servo. Sementara dari hasil tahapan evaluasi didapatkan validasi hasil dimana hasilnya Produk trainer kit dan jobsheet setelah dilakukan uji validasi materi dan media muda mendapatkan nilai untuk trainer kit sebesar 74% dan media job sheet sebesar 80 65%. Dengan nilai validitas tersebut dapat diinterpretasikan bahwa media yang telah dikembangkan cukup valid untuk digunakan.