Skripsi
Analisis implementasi asesmen kompetensi minimum (AKM) dalam peningkatan kompetensi pendidik di SDN Dawuhansengon IV / Ayu Sheva Andaresta
Abstrak
ABSTRAK Andaresta Ayu. 2025. Analisis Implementasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dalam Peningkatan Kompetensi Pendidik di SDN DAWUHANSENGON IV. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ni Luh Sakinah Nuraini S.Pd. M.Pd. (II) Arda Purnama Putra S.Pd. M.Pd. Kata kunci Asesmen Kompetensi Minimum Kompetensi Pendidik Literasi Numerasi Inovasi Pembelajaran. . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dalam meningkatkan kompetensi pendidik di SDN Dawuhansengon 4. Asesmen Kompetensi Minimum sebagai bagian dari kebijakan Asesmen Nasional yang menggantikan Ujian Nasional dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik serta mendukung peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas V di SDN Dawuhansengon 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan AKM telah mendorong pendidik untuk meningkatkan kompetensinya baik dalam penguasaan materi strategi pembelajaran maupun penggunaan teknologi. Namun ditemukan pula berbagai kendala seperti keterbatasan sarana prasarana kesiapan siswa dalam penggunaan teknologi serta pemahaman awal guru mengenai konsep AKM. Upaya peningkatan kompetensi dilakukan melalui pelatihan sosialisasi dan pengembangan strategi pembelajaran berbasis literasi dan numerasi. Dengan demikian implementasi AKM berperan signifikan dalam mendorong guru untuk melakukan refleksi dan inovasi pembelajaran guna menunjang keberhasilan asesmen dan peningkatan kualitas pendidikan.