Skripsi
Pengaruh gamifikasi dengan resitasi dan pengetahuan awal terhadap tingkat pemahaman siswa / Nudia Dwi Izza Salsabilah
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gamifikasi dengan resitasi dan pengetahuan awal terhadap tingkat pemahaman siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran agar siswa lebih termotivasi dan mampu memahami materi dengan lebih baik. Gamifikasi dan resitasi dipilih sebagai pendekatan untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar sedangkan pengetahuan awal dilihat sebagai faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan dan kedalaman pemahaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menerapkan gamifikasi berbasis resitasi sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran biasa tanpa gamifikasi maupun resitasi. Instrumen penelitian berupa pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA 2x1 untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gamifikasi dengan resitasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pemahaman siswa dibandingkan dengan pembelajaran tanpa gamifikasi dengan resitasi. Selain itu faktor pengetahuan awal juga memberikan kontribusi terhadap hasil pemahaman siswa di mana siswa dengan pengetahuan awal tinggi menunjukkan peningkatan pemahaman yang lebih baik. Interaksi antara gamifikasi resitasi dan pengetahuan awal menghasilkan efek yang lebih kuat dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan gamifikasi dengan metode resitasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terutama jika mempertimbangkan tingkat pengetahuan awal mereka. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan praktisi pendidikan untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif serta memperhatikan karakteristik awal siswa sebagai bagian penting dalam merancang strategi pengajaran.