Tesis
Fotodegradasi limbah medis diklofenak (2-[2-(2,6-dichloroanilino) phenyl] acetic acid menggunakan nanokomposit Fe3O4/ZnO hasil sintesis dengan pulsed laser ablation in liquid / Aida Fitria Safira
Abstrak
Setiap tahun produksi farmasi di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 2 5% dengan pertumbuhan mencapai 10 81% pada kuartal pertama pertumbuhan produk farmasi yang meningkat mengakibatkan dampak negatif bagi limbah ataupun residu yang dihasilkan. Salah satu produk farmasi yang sering digunakan adalah diklofenak (2-[2-(2 6-dichloroanilino) phenyl] acetic acid). Diklofenak merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang sering digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan saat diklofenak menjadi limbah maka obat ini akan sukar untuk terdegradasi secara alami. Oleh karena itu perlu ada penelitian mengenai metode degradasi limbah diklofenak. Salah satu pengolahan yang dapat digunakan yaitu fotokatalisis. Pada penelitian ini katalis atau material yang digunakan adalah nanokomposit Fe3O4/ZnO dengan metode sintesis yaitu Pulsed Laser Ablation in Liquid (PLAL). PLAL memiliki keunggulan menghasilkan kemurnian tinggi dan kemudahan dalam memvariasikan hasil nanokomposit yang ingin dihasilkan sehingga metode inilah yang dipilih. Penelitian ini juga melihat pengaruh waktu tembakan laser pada morfologi dan sifat optik material dengan variasi yang dilakukan yaitu 2 menit 3 menit 4 menit 5 menit dan 6 menit. Nanokomposit yang di dapatkan kemudian dikarakterisasi menggunakan XRD FTIR SEM-EDX dan UV-Vis. Berdasarkan hasil uji FTIR menunjukkan adanya vibrasi peregangan Fe ndash O pada 611 ndash 495 cm ndash 1 dan 490 ndash 420 cm ndash 1 perenggangan Zn ndash O yang mengonfirmasi bahwa struktur inti magnetik tetap utuh dan zinc oxide kemudian pada waktu tembakan Fe selama 3 menit dan 5 menit tidak terdapat puncak lembah yang tajam dengan rentang panjang gelombang sepanjang 1437 ndash 1886 cm ndash 1 perubahan ini disebabkan oleh terdeteksinya sampel kaca (Si ndash O) pada thin film sampel yang digunakan. Hasil uji SEM menunjukkan nanokomposit Fe3O4/ZnO memiliki morofologi bulatan kecil dengan distribusi ukuran partikel berada pada rentang 23 17 ndash 16 51 nm. Pada uji XRD didapatkan pola difraksi menunjukkan padatan amorf dengan puncak yang lebar yang diidentifikasi sebagai puncak silika (Si) hasil ini terkonfirmasi oleh hasil EDX yang menyatakan tingginya komposisi Si yaitu sebesar 29 56 %berat. Lebih lanjut dilakukan uji UV-VIs untuk mengetahui nilai band gap nanokomposit Fe3O4/ZnO dihasilkan penurunan nilai band gap akibat komposit yang berkisar pada rentang 2 91 ndash 2 62 eV. Di samping itu pengujian fotodegradasi menunjukkan bahwa waktu tembakan laser pada waktu 3 menit efektif dalam % removal sebesar 32 16% dan waktu tembakan laser efektif pada degrdasi tanpa UV sebesar 47 29%. Dilakukan juga analisis laju reaksi degradasi dan didapatkan waktu tembakan 4min mempunyai laju fotokatalitik paling cepat dibanding material lain yaitu sebesar 0 31 M/menit. Sedangkan pada kondisi tanpa UV waktu tembakan 6min paling cepat yaitu 0 72 M/menit.