Skripsi
Hubungan antara kemampuan berpikir analitis dan keterampilan vokasional terhadap kesiapan kerja peserta didik kelas xii jurusan teknik kendaraan ringan di SMK Negeri 1 Kota Mojokerto. / Willy Arya Pamungkas
Abstrak
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka (TPT) khususnya pada provinsi Jawa Timur mencapai 4 19% pada bulan Agustus 2024. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi penyumbang angka pengangguran tertinggi mencapai 9 31%. Fenomena ini seringkali disebabkan oleh ketidaksesuaian antara keterampilan yang diperoleh di sekolah dengan kebutuhan dunia industri. Pemerintah telah melakukan berbagai berupaya untuk menurunkan angka pengangguran tersebut salah satunya revitalisasi pendidikan vokasi yang diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 68 tahun 2022. Semakit meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) menyatakan bawah masih kurang maksimalnya lulusan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dihasilkan. Permasalahan diatas juga ditemukan di Kota Mojokerto dengan didukung data dari dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mojokerto. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 3 76% pada bulan Desember 2024. Tujuan Penelitian ini yaitu Untuk menganalisis hubungan antara kemampuan berpikir analitis dan keterampilan vokasional dengan kesiapan peserta didik program keahlian Teknik Kendaraan Ringan dalam menghadapi tantangan dunia kerja di SMK Negeri 1 Kota Mojokerto. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis korelasi dengan pendekatan kuantitaif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 73 peserta didik SMK Negeri 1 Kota Mojokerto. Data dikumpulkan dengan cara memberikan tes secara manual. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji T uji F dan koefisien determinasi. Hasil data pada penelitian ini menunjuukan (1) hasil analisis deskriptif variabel kemampuan berpikir analitis menunjukkan nilai rata-rata sebesar 68 85 dengan standard deviasi 6 020 mengindikasikan peserta didik mampu menganalisis dan menyelesaikan masalah dengan baik (2) hasil analisis deskriptif variabel keterampilan vokasional menunjukkan nilai rata-rata sebesar 69 53 dengan standard deviasi 4 378. menunjukkan keterampilan teknis yang memadai dan merata (3) hasil analisis deskriptif variabel kesiapan kerja menunjukkan nilai rata-rata sebesar 63 07 dengan standard deviasi 1 836 hal ini menunjukkan bahwa peserta didik cenderung siap untuk terjun ke dunia industri (4) analisis regresi menunjukkan bahwa kemampuan berpikir analitis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja peserta didik dengan koefisien regresi sebesar 0 094 dan nilai signifikansi 0 010 bahwa seluruh variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap kesiapan kerja (5) Berdasarkan analisis regresi berganda menunjukkan keterampilan vokasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja peserta didik dengan koefisien regresi sebesar 0 118 dan nilai signifikansi 0 018 (6) Dengan nilai F sebesar 11 984 dan signifikansi 0 000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir analitis dan keetrampilan vokasional saling melengkapi dalam mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi dunia kerja.