Skripsi
Science identity siswa SMA: studi eksploratif penentu pilihan karir serta keterkaitan dengan gender di bidang sains / Nafisah Maulida Agustin
Abstrak
ABSTRAK Agustin Nafisah Maulida. Agustin Nafisah Maulida. 2025. Science Identity Siswa SMA Studi Eksploratif Penentu Pilihan Karir Serta Keterkaitan Dengan Gender di Bidang Sains. Skripsi Jurusan Fisika Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Nuril Munfaridah S. Pd M. Pd Ph. D (II) Prof.Dr.Ahmad Taufiq S.Pd. M.Si. Kata kunci Gender Sains Science Identity Siswa SMA STEM Karir Saat ini tidak banyak siswa SMA yang memilih bidang sains yang pada akhirnya berujung pada pemilihan karir mereka di bidang sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor bagaimana konstruksi science identity siswa SMA dan melihat hubungan antara science identity dan Science Technology Engineering Mathematic (STEM) karir siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 731 siswa salah satu sekolah Negeri di Kota Malang. Data diperoleh dari survey scienceiIdentity (24 item) dan STEM karir (44 item). Data dianalisis dengan menggunakan statistic inferensial uji sampel t-test dan uji non parametrik mann-whitney. Hasil penelitian ini mengindikasikan adanya keterkaitan yang signifikan antara science identity dengan minat terhadap karir di bidang STEM pada tingkat pendidikan SMA. Temuan ini sejalan dengan tingkat ketekunan siswa dalam mempelajari disiplin ilmu pengetahuan serta intensi mereka untuk melanjutkan karir di ranah sains. Siswa yang menunjukkan pemahaman sains. Siswa yang menunjukkan pemahaman yang mendalam dan bermakna terhadap materi sains serta memiliki motivasi tinggi dalam mengeksplorasi dunia melalui pendekatan ilmiah dapat dikategorikan memiliki science identity yang kuat. namun science identity siswa di jenjang SMA cenderung mengalami penurunan dari kelas X ke kelas XI. Sedangkan pada STEM karir siswa SMA memiliki penurunan dari kelas X ke kelas XI. Hasil penelitian ini dapat memperkuat konsep science identity sebagai faktor yang berperan dalam menentukan pilihan karir di bidang sains pada siswa SMA. Temuan selanjutnya menunjukkan tidak ada perbedaan secara signifikan untuk setiap jenjang kelasnya untuk science identity dan STEM karir siswa berdasarkan gender. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas cakupan dengan melibatkan siswa dari berbagai daerah atau jenjang pendidikan yang berbeda.