UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh pola pemberian makan balita terhadap kasus stunting di wilayah Puskesmas Dinoyo Kota Malang / Dhinda Karuniasari

Karuniasari, Dhinda - Nama Orang;

Abstrak
Kekurangan gizi dalam jangka panjang dapat menyebabkan stunting yaitu gangguan pertumbuhan ditandai dengan tinggi badan balita dibawah standar usia seharusnya. Kondisi ini dapat memengaruhi pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Praktik pemberian makan yang tidak mengikuti prinsip gizi seimbang dapat meningkatkan risiko terjadinya stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola pemberian makan balita terhadap kejadian stunting. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi 331 ibu yang memiliki balita stunting di wilayah puskesmas Dinoyo Kota Malang. Jumlah sampel penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi kemudian diperoleh 181 balita stunting usia 12-59 bulan yang telah memenuhi syarat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengetahui karakteristik responden gambaran pola pemberian makan balita dan hasil pengukuran TB/U yang akan dihitung nilai z-score nya. Analisis data dilakukan memakai uji korelasi Spearman Rho dengan nilai signifikansi alpha 0 05. Hasil penelitian mengindikasikan sebagian besar ibu balita stunting memiliki pendidikan terakhir SMA/sederjat dengan pendapatan di bawah Upah Minimum Kota Malang. Selanjutnya sebagian besar balita stunting kurang tepat dalam mengonsumsi sayuran hijau kaya antioksidan konsumsi camilan protein nabati konsumsi ikan tinggi omega-3 konsumsi protein hewani tinggi zat besi konsumsi buah kaya vitamin D dan konsumsi suplemen tambahan. Berikutnya mayoritas jenis kelamin balita stunting perempuan memiliki rentang usia 12-23 bulan dengan karakteristik stunting pendek sebagai frekuensi tertinggi selain itu hanya terdapat 13 balita yang memiliki berat badan dibawah 2.500 gr. Kemudian sebagian besar ibu balita stunting memilih beras medium sebagai komoditas yang paling banyak mendapatkan respons terkait kenaikan harga bahan pangan. Selanjutnya hasil analisis bivariat menunjukkan pengaruh signifikan antara pola pemberian makan balita terhadap kejadian stunting dengan nilai p value 0 001. Balita yang tidak mendapatkan pola makan seimbang dan bervariasi seperti kurangnya asupan protein hewani dan mikronutrien memiliki risiko lebih tinggi mengalami kejadian stunting. Selain itu faktor ekonomi yaitu pendapatan keluarga yang rendah membuat pemilihan makanan kurang bervariasi dan lebih banyak mengandung karbohidrat tetapi rendah protein. Oleh karena itu diperlukan edukasi kepada ibu balita mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang serta kebijakan untuk mendukung ketersediaan pangan bergizi bagi keluarga berpenghasilan rendah.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Tata Boga, 2025.
Deskripsi Fisik
xi, 112 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
2186/RS/25
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2025
Subjek
1. POLA PEMBERIAN MAKAN
2. STUNTING
3. FEEDING PATTERN

Pembimbing
1. Dr. Rina Rifqie Mariana, M.p.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik