Skripsi
Hubungan antara fasilitas belajar dengan hasil belajar sistem ac mobil siswa kelas xi SMKN 6 Kota Malang / Helda Putra Andika
Abstrak
Fasilitasibelajar merupakan hallyang krusial dalam mempengaruhi hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran berbasis praktik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara kualitas fasilitas belajar dengan prestasi belajar siswa pada topik sistem AC mobil di kelas XI SMKN 6 Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 60 siswa dari kelas XI dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposivepsampling. Data penelitian diperoleh melalui observasi fasilitas belajar yang ada dan tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Beberapaauji statistik digunakan untuk analisis data termasuk uji validitas reliabilitas normalitas dan analisis korelasi sederhana dengan metode Pearson Correlation yang dilakukan melalui perangkat lunak IBM SPSS 26. Temuan penelitian menunjukkan keadaan fasilitas belajar sistem AC mobil di SMKN 6 Kota Malang yang tergolong cukup baik dan hasil belajar materi AC mobil siswa kelas XI di SMKN 6 Kota Malang mendapatkan hasil postest lebih tinggi dari pada hasil pretest serta penelitian menunjukkan hasil bahwa adanya hubungan positif yang signifikan antara fasilitas belajar dengan hasil belajar mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0 641 yang termasuk dalam kategori korelasi kuat. Hal ini mengindikasikan bahwa ketersediaan fasilitas belajar yang memadai di sekolah secara langsung mempengaruhi hasil belajar siswa. Lebih lanjut penelitian ini menegaskan bahwa siswa yang memanfaatkan fasilitas belajar secara optimal menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang lebih signifikan dibandingkan siswa yang memiliki akses terbatas. Kepala Sekolah diharapkan lebih tanggap terhadap upaya mengatasi kelengkapan dan kelayakan fasilitas belajar. Guru dapat lebih optimal dalam mengelola fasilitas yang ada dan memberikan bimbingan dalam pemanfaatan alat praktik yang efisien. Siswa harus bisa memanfaatkan dengan optimal terhadap fasilitas belajar karena fasilitas belajar berpengaruh terhadap hasil pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi penelitian selanjutnya yang akan menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil belajar siswa dalam konteks pembelajaran teknik otomotif. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya peran sekolah dalam menyediakan fasilitas belajar yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan kejuruan untuk mendukung kualitas pembelajaran praktik.