Skripsi
Struktur wacana kelas dalam interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas vi SD Negeri Gondang Kabupaten Blitar / Firdausi Nuzula
Abstrak
Mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar menjadi modal awal bagi siswa untuk memiliki keterampilan berbahasa dan berpikir kritis. Ditemukan permasalahan mengenai interaksi antara guru dan siswa ketika interaksi pembelajaran berlangsung. Permasalahan tersebut berupa kurangnya keaktifan siswa untuk terlibat dalam interaksi dan diskusi di dalam kelas yang mengakibatkan siswa jarang bahkan sulit untuk memahami materi. Hal ini akan berdampak pada kemampuan berbahasa dan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur wacana kelas yang digunakan dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VI. Hal ini ditinjau melalui analisis pola pertukaran di kelas dan model struktur pertukaran yang digunaan dalam interaksi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena datanya berupa deskripsi bahasa dan dilakukan untuk menjelaskan dan menganalisis fenomena wacana di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur wacana kelas yang ditemukan dalam proses pembelajaran di kelas berupa unsur pelajaran transaksi pertukaran gerak dan tindak. Pada struktur pertama yakni unsur pelajaran ditemukan unsur pembuka inti dan penutup. Pada struktur kedua yakni transaksi ditemukan delapan pola pertukaran sebagai berikut (1) inisiasi-respon [I R] (2) inisiasi-respon-inisiasi-respon [I R I R] (3) inisiasi-respon-umpan balik-respon [I R (F) R] (4) inisiasi-respon-umpan balik [I R (F)] (5) inisiasi-respon-inisiasi-respon-umpan balik [I R I R (F)] (6) inisiasi-respon-umpan balik-inisiasi-respon-umpan balik [I R (F) I R (F)] (7) inisiasi-respon-umpan balik-inisiasi [I R (F) I] dan (8) inisiasi-respon-umpan balik-respon-umpan balik-inisiasi [I R (F) R (F) I]. Struktur yang ketiga yaitu pertukaran menujukkan adanya pola yang diakhiri dengan tiga unsur yaitu berupa inisiasi (I) respon (R) dan umpan balik (F). Pada struktur yang keempat yaitu unsur gerak ditemukan unsur inisiasi dengan tindak tutur berupa pertanyaan sungguhan pertanyaan pura-pura permintaan keras secara langsung informatif dan pernyataan pada unsur respon atau penjawaban menggunakan tindak tutur berupa menjawab dan pengulangan dan pada struktur kelima yaitu unsur umpan balik atau pelanjutan menggunakan tindak tutur penerimaan penghargaan pembetulan komentar pengulangan dan parafrase. Maka pada unsur tindak dalam proses pembelajaran tersebut ditemukan 13 tindak tutur.