Skripsi
Pengaruh matching game terhadap perhatian visual anak dengan autism spectrum disorder / Nurul Latifah
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan signifikan yang dihadapi anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) dalam mempertahankan perhatian visual yang stabil dan berkelanjutan yang menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran interaksi sosial serta pengolahan informasi lingkungan. Perhatian visual yang terganggu pada anak ASD telah terbukti menjadi hambatan dalam memahami instruksi mengenali ekspresi emosi hingga merespons rangsangan sosial sehingga diperlukan intervensi yang tidak hanya efektif namun juga menyenangkan serta adaptif terhadap karakteristik khas mereka. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Single Subject Research (SSR) model A-B-A yang memungkinkan analisis mendalam terhadap perubahan perilaku secara individual. Fase A1 digunakan untuk memperoleh baseline awal dari perhatian visual anak fase B merupakan tahap pemberian intervensi berupa matching game sedangkan fase A2 dimaksudkan untuk melihat kestabilan hasil pasca intervensi. Permainan matching game dirancang dalam beberapa tingkat kesulitan yang meningkat secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing subjek. Durasi perhatian visual anak diukur berdasarkan keterlibatan mereka dalam aktivitas bermain balok lego yang dilakukan setelah intervensi dengan observasi langsung menggunakan stopwatch sebagai alat ukur utama. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam durasi perhatian visual selama fase intervensi dibandingkan dengan fase baseline awal. Kedua subjek penelitian memperlihatkan kemampuan yang lebih baik dalam mempertahankan fokus menunjukkan respons aktif terhadap stimulus visual serta memiliki kestabilan perhatian yang meningkat bahkan setelah intervensi dihentikan. Temuan ini menegaskan bahwa matching game bukan hanya berperan sebagai media permainan edukatif semata melainkan juga sebagai alat intervensi yang strategis dalam mendukung kebutuhan perkembangan anak ASD khususnya pada aspek kognitif dan atensi. Implikasi dari penelitian ini membuka peluang bagi pendidik terapis dan institusi pendidikan luar biasa untuk mengintegrasikan metode berbasis permainan visual sebagai bagian dari strategi pembelajaran individual yang lebih terstruktur dan menyenangkan. Selain itu penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendekatan intervensi yang praktis namun berdasar pada kerangka teoritis yang kuat serta mendorong dilakukannya penelitian lanjutan dengan subjek yang lebih luas untuk mengkaji efektivitas jangka panjang dari model intervensi serupa.