Skripsi
Pengembangan media video animasi tentang Martha Christina Tiahahu berbasis animaker untuk pembelajaran sejarah kelas xi SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang / Maulidda Famairisa
Abstrak
Salah satu tuntutan dalam bidang pendidikan di era teknologi adalah penggunaan media pembelajaran yang inovatif. Sehingga harapan besar bagi pendidik agar dapat memanfaatkan teknologi sebagai media untuk alat bantu dalam kegiatan belajar di kelas khususnya mata pelajaran sejarah. Penelitian menggunakan jenis R amp D dengan model ADDIE (Analysis Design Development Implementation Evaluation). Penelitian ini memiliki tujuan (1) menghasilkan media video animasi tentang Martha Christina Tiahahu berbasis animaker untuk kelas XI SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang (2) sebagai evaluasi kevalidan dari hasil uji coba ahli materi dan media (3) mengetahui kelayakan media yang dihasilkan. Tujuan tersebut berangkat dari hasil temuan peneliti berdasarkan observasi bahwa pembelajaran sejarah di kelas membosankan dan penggunaan media yang kurang inovatif. Media yang dihasilkan memuat materi dan kuis interaktif. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data menggunakan teknik observasi wawancara dan kuesioner berupa angket. Teknik analisis yang digunakan adalah skala Likert dengan tujuan mengukur perspektif individu (responden). Hasil uji validitas diperoleh sebesar 90% dari ahli media dan 95% dari ahli materi dengan menunjukkan media dalam kriteria ldquo Sangat Valid rdquo . Sedangkan dari hasil uji lapangan dengan subjek 35 peserta didik didapatkan 88% dari uji coba kecil dan 89% dari uji coba besar maka berdasarkan kriteria kelayakan didapatkan ldquo Sangat Layak rdquo . Dari hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan media video animasi di kelas XI-K mampu menarik perhatian peserta didik serta mampu menghidupkan suasana kelas menjadi menyenangkan yang sebelumnya dianggap membosankan. Sehingga kesimpulan yang dapat diambil adalah produk media video animasi yang dikembangkan dikatakan sangat valid dan menarik serta tergolong sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran sejarah.