Skripsi
Ttingkat kemampuan motorik pada pemain fase fundamental (u8-u10) Kuantanamo Futsal Academy Malang / Ahmad Rizqi Syaifuddin
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kemampuan motorik pada pemain fase fundamental (U8-U10) Kuantanamo Futsal Academy Malang dengan menggunakan tes Gross Motor Development (TGMD-2). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei melibatkan 15 pemain yang diuji keterampilan motoriknya menggunakan instrumen TGMD-2 yang mencakup komponen locomotor dan object control. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata untuk tes locomotoradalah 43 87 dengan keterampilan Hop sebagai yang tertinggi dan Gallop serta Leap sebagai yang terendah. Untuk tes object control skor rata-rata adalah 43 53 dengan keterampilan Catch memperoleh skor tertinggi dan Kick terendah. Analisis Gross Motor Quotient (GMQ) menunjukkan nilai skor 94 47 dengan kategori rata-rata (average) sementara beberapa berada dalam kategori Below Average dan satu di kategori Above Average. Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara umum keterampilan motorik di Kuantanamo Futsal AcademyMalang termasuk dalam kategori rata-rata yang ditinjau dari dua indikator ukur yaitu locomotor dan object control sehingga dapat dikatakan keterampilan motorik masih dalam tahap pengembangan. Temuan ini mengindikasikan perlunya fokus pada peningkatan keterampilan yang kurang baik seperti Kick dan Gallop serta penerapan latihan yang lebih bervariasi. Program latihan harus disesuaikan berdasarkan hasil tes untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan motorik pemain dan meningkatkan performa mereka di lapangan futsal.