Skripsi
Perbedaan hasil belajar elektronic fuel injection (efi) antara siswa dengan gaya kognitif field dependent dan field independent siswa kelas x SMK PGRI 3 Malang / Rahmatullah
Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan guna melakukan analisis perbedaan hasil belajar mata pelajaran Electronic Fuel Injection (EFI) antara siswa dengan gaya kognitif field dependent serta field independent di kelas X SMK PGRI 3 Malang. Gaya kognitif menjadi faktor penting yang memengaruhi cara individu dalam memahami dan mengolah informasi dalam pembelajaran. Siswa yang menggunakan gaya kognitif field dependent akan lebih cenderung kepada lingkungan serta instruksi guru sementara siswa yang menggunakan gaya kognitif field independent lebih mandiri untuk mengolah informasi. Metode penelitian yang dipakai yakni eksperimen menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian tersusun atas dua kelompok yakni kelompok siswa dengan gaya kognitif field dependent yang diberi metode pembelajaran demonstrasi dan kelompok siswa dengan gaya kognitif field independent yang diberi metode ceramah. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum serta setelah perlakuan (pre-test serta post-test). Analisis data memakai uji homogenitas uji normalitas juga independent sample t-test untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menjelaskan bahwasanya ada perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelompok. Siswa dengan gaya kognitif field dependent menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi ketika diberikan metode demonstrasi dibandingkan dengan metode ceramah. Sementara itu siswa dengan gaya kognitif field independent tetap menunjukkan pemahaman yang baik menggunakan metode ceramah tetapi tidak mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan kelompok field dependent. Kesimpulan dari penelitian ini yakni bahwasanya metode pembelajaran yang menyesuaikan terhadap gaya kognitif siswa bisa memberikan peningkatan pada efektivitas pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini yakni pentingnya perancangan strategi pembelajaran yang lebih adaptif sesuai terhadap karakteristik kognitif siswa untuk mengoptimalkan hasil belajar mereka. Oleh karena itu pendidik di SMK disarankan untuk menerapkan pendekatan yang berbeda bagi siswa yang memiliki perbedaan gaya kognitif guna meningkatkan pemahaman materi secara lebih optimal.