Skripsi
Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa kelas xi SMA pada materi fluida statis melalui pembelajaran berdiferensiasi model project based learning / FANESHA ANGGI PUTRI WARDANI
Abstrak
Fakta akan rendahnya kemampuan berpikir kreatif di Indonesia yang tidak selaras dengan tuntutan abad 21 yang merujuk pada kompetensi 4C membuat kemampuan berpikir kreatif siswa perlu ditingkatkan. Masih banyaknya kesulitan yang dialami siswa dalam materi fluida statis dan penerapan kurikulum merdeka dengan pembelajaran berdiferensiasi untuk memfasilitasi ragam kebutuhan belajar siswa melatar belakangi pula dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembelajaran berdiferensiasi model project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI SMA pada materi Fluida Statis. Penelitian ini menggunakan metode Quasi eksperimen dengan design pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI 6 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah modul ajar dan butir soal yang telah divalidasi juga lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa nilai pretest dan posttest juga hasil observasi keterlaksanaan. Setelah data hasil tes terkumpul dilakukan uji prasyarat yang menunjukkan bahwa data yang diperoleh homogen dan berdistribusi normal dilanjutkan dengan uji hipotesis dan N-gain. Hasil penelitian ini didapatkan thitung gt ttabel 4 110 gt 2 44115 dengan signifikansi 0 000 lt 0 05 maka H1 diterima Ho ditolak. N-gain kelas eksperimen diperoleh hasil 0 3791 dengan kategori sedang. Kemudian hasil N-gain kelas kontrol diperoleh sebasar 0 2584 dengan kategori rendah. Sehingga pembelajaran berdiferensiasi model PjBL pada materi fluida statis berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil ini didapatkan karena dalam pembelajaran berdiferensiasi model PjBL siswa menunjukkan antusias dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa. Pada penelitian mendatang disarankan untuk menggunakan sebaran materi soal yang merata pada setiap submateri dan dapat melibatkan kelompok gaya belajar yang lebih beragam.