Skripsi
Peran game based learning dalam meningkatkan kemampuan executive function pada anak autis melalui aplikasi lingokids. / Wahyu Dwi Saputra
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran game-based learning (GBL) dalam meningkatkan kemampuan executive function khususnya aspek working memory pada anak dengan autism spectrum disorder (ASD). GBL merupakan pendekatan pembelajaran yang memadukan elemen permainan edukatif dalam proses belajar salah satunya melalui aplikasi interaktif Lingokids. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya kemampuan anak ASD dalam menyusun informasi secara naratif dan mengingat urutan kejadian dalam cerita yang berdampak pada keterbatasan mereka dalam fungsi kognitif sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah single subject research (SSR) dengan desain A ndash B ndash A (baseline ndash intervensi ndash baseline) melibatkan tiga subjek anak ASD berusia 11 dan12 tahun di SLB C Autis Negeri Kedungkandang. Instrumen yang digunakan adalah subtes Narrative Memory dari NEPSY-II dengan penilaian yang dilakukan dalam 10 sesi melalui tiga kegiatan cerita. Teknik analisis data menggunakan analisis visual dan statistik deskriptif meliputi kecenderungan arah stabilitas data perubahan level antar fase persentase overlap dan jejak data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami peningkatan skor secara bertahap dan konsisten setelah diberikan intervensi berbasis GBL melalui aplikasi Lingokids. Subjek menunjukkan peningkatan dalam mengenali tokoh dan tempat memahami hubungan sebab-akibat serta menyusun urutan kegiatan secara lebih runtut. Tabel tren nilai rata-rata standar deviasi dan overlap antar fase mengindikasikan bahwa perubahan yang terjadi merupakan hasil dari intervensi bukan kebetulan. Dengan demikian GBL melalui aplikasi Lingokids terbukti efektif dalam meningkatkan working memory pada anak ASD terutama dalam konteks pembelajaran berbasis cerita. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi alternatif yang menarik dan adaptif untuk mendukung perkembangan kognitif dan naratif anak dengan kebutuhan khusus.