Skripsi
Pengaruh pendidikan kewirausahaan, semangat berwirausaha, dan kreativitas terhadap niat berwirausaha: peran mediasi efikasi diri kewirausahaan / Alfin Yudha Prasetya
Abstrak
Kenaikan jumlah penduduk usia produktif berpeluang menambah angka pengangguran di Indonesia jika tidak didukung oleh pembinaan tenaga kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Masalah pengangguran telah diatasi oleh berbagai macam upaya salah satunya adalah dengan memberdayakan masyarakat melalui peningkatan aktivitas kewirausahaan. Keputusan untuk memilih berwirausaha didasarkan pada hubungan kompleks yang saling terkait baik internal maupun eksternal. Artinya seiring dengan faktor internal yang memiliki kecenderungan terhadap kewirausahaan dukungan lingkungan juga memainkan peran penting dalam menciptakan niat berwirausaha. Pada penelitian ini mencoba untuk menangkap faktor yang berkaitan dengan niat berwirausaha dengan melibatkan pendidikan kewirausahaan semangat berwirausaha dan kreativitas serta memahami peran mediasi dari efikasi diri kewirausahaan. Penelitian ini dibingkai dalam kerangka teori kognitif sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian dilaksanakan terhadap 2291 mahasiswa Universitas Negeri Malang. Angket merupakan alat yang digunakan untuk mengambil data kemudian Smart-PLS digunakan untuk mengolah data. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan kewirausahaan semangat berwirausaha kreativitas dan efikasi diri kewirausahaan memiliki pengaruh positif terhadap niat berwirausaha. Selain itu pendidikan kewirausahaan dan kreativitas memiliki pengaruh positif terhadap efikasi diri kewirausahaan namun berbeda dengan semangat berwirausaha yang tidak dapat memengaruhi efikasi diri kewirausahaan. Lebih jauh lagi efikasi diri kewirausahaan berhasil memediasi sebagian atau parsial antara hubungan pendidikan kewirausahaan dan kreativitas terhadap niat berwirausaha namun tidak dalam hubungan semangat berwirausaha terhadap niat berwirausaha. Strategi untuk meningkatkan niat berwirausaha pada mahasiswa yaitu menerapkan proses pembelajaran dengan cara mengelaborasikan aspek kognitif serta dapat menginspirasi mahasiswa. Selain itu perlunya penguatan karakteristik psikologis dan memperbanyak praktik kewirausahaan agar mahasiswa merasa termotivasi untuk memulai bisnis lebih pandai mengembangkan ide-ide kreatif serta memiliki kesiapan diri dalam berwirausaha.