Skripsi
Persepsi koreograger Kota Madiun terhadap tari solah mediunan / Rahmawati Sekar Nurwijayanti
Abstrak
Tari Solah Mediunan mdash sebuah karya tari kreasi yang memadukan elemen gerak dari tiga perguruan silat besar di Kota Madiun. Tarian ini muncul sebagai simbol kekuatan keberanian dan semangat juang serta berpotensi menjadi ikon budaya daerah. Namun polemik terkait penciptaan karya dan distribusi manfaat finansial masih menjadi tantangan tersendiri dalam pelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi para koreografer Kota Madiun terhadap Tari Solah Mediunan sebagai karya seni yang merepresentasikan identitas lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik fenomenologi melalui wawancara mendalam kepada empat koreografer Sugeng (pencipta) Teky Ninik dan BuRita dengan rentang usia 40 ndash 60 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koreografer memandang Tari Solah Mediunan sebagai bentuk ekspresi seni yang inovatif karena mengadopsi gerak pencak silat sekaligus sebagai tantangan dalam pelestarian dan pengelolaan hak cipta. Mereka menilai bahwa pelibatan generasi muda dan dukungan sistematis dari pemerintah menjadi kunci keberlanjutan tarian ini. Dengan demikian persepsi koreografer menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antarpihak untuk menjaga eksistensi tari ini sebagai bagian dari identitas seni Kota Madiun