Tesis
Pengaruh model pembelajaran window shopping dengan menghasilkan media wastra tradisional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X mata pelajaran pendidikan Pancasila di SMAN 1 Kota Malang / Dini Putri Ratna Meritasari
Abstrak
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan dan kecakapan yang harus dimiliki oleh setiap peserta diidk pada abad 21 saat ini. Pendidikan Pancasila merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah yang dapat mengintegrasikan kemampuan berpikir kritis dalam proses pembelajarannya. Tujuan dari penelitian tesis ini yaitu (1) memaparkan hasil penerapan model pembelajaran window shopping dengan menghasilkan media wastra tradisional pada kelompok eksperimen (2) memaparkan hasil pembelajaran yang dilakukan pada kelompok kontrol (3) memaparkan pengaruh penerapan model pembelajaran window shopping dengan menghasilkan media wastra tradisional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian ldquo Quasi Experimental rdquo . Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ldquo pretest amp posttest control group design rdquo . Data yang dihasilkan dari penelitian ini berasal dari instrumen butir soal subyektif. Data dianalisis dengan menggunakan uji ndash t. Penelitian dilaksanakan pada kelas X SMAN 1 Kota Malang pada bulan Februari tahun ajaran 2024/2025. Adapaun capaian pembelajaran yang digunakan yaitu pada Elemen Bhinneka Tunggal Ika pada unit Prinsip ndash Prinsip Gotong Royong dalam Membangun Harmoni ditengah Keberagaman. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan ditemukan tiga kesimpulan. Pertama pada kelas eksperimen terdapat kenaikan nilai rata ndash rata dari pelaksanaan pretest sebesar 49 55 dan hasil rata ndash rata posttest sebesar 78 97. Kedua hasil rata ndash rata pada kelas kontrol dari pelaksanaan pretest yaitu sebesar 55 29 dan hasil rata ndash rata posttest sebesar 67 20. Ketiga rata ndash rata N ndash Gain Score (%) kelas eksperimen sebesar 61 52% dan kelas kontrol sebesar 25 91%. Dari hasil ini dapat ditarik benang merah bahwa penggunaan model pembelajaran window shopping efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan temuan penelitian ini adalah Pertama terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelompok ekperimen dan kontrol. Kedua model pembelajaran window shopping berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang dibuktikan dengan hasil uji ndash t kelas eksperimen dan kelas kontrol yang menunjukkan signifikansi kurang dari 0 05 yaitu 0 008 lt 0 05. Selain itu peserta didik menghasilkan sebuah produk wastra yang terdiri dari 6 motif wastra yang berasal dari Kota Malang Jember Probolinggo Banyuwangi Surabaya dan Kediri.