Skripsi
Ease of doing business dan instrumen moneter sebagai determinan foreign direct investment di ASEAN-5 dan Asia Timur / Firyal Hilmi Maghfiroh Ilahi
Abstrak
Foreign Direct Investment (FDI) berperan penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi terutama di negara berkembang yang bergantung pada modal eksternal untuk mendukung industrialisasi dan penciptaan lapangan kerja. Dalam konteks globalisasi yang semakin dinamis negara-negara di kawasan ASEAN-5 dan Asia Timur menghadapi persaingan ketat dalam menarik FDI. Kebijakan fiskal maupun moneter yang efektif dalam meningkatkan daya tarik investasi menjadi penting untuk dikaji. Penelitian ini berfokus pada variabel-variabel Ease of Doing Business (seperti Starting Business getting credit Paying Taxes Trading Across Border) dan instrumen moneter (inflasi suku bunga nilai tukar JUB) mempengaruhi FDI di ASEAN-5 plus 4 negara Asia Timur (Singapura Malaysia Indonesia Thailand Filipina China Jepang Korea Selatan dan Hongkong). Dalam penelitian ini diaplikasikan metode regresi data panel untuk menganalisis variabel mana yang paling signifikan dalam meningkatkan FDI. Hasil penelitian menemukan variabel Starting Business Paying Taxes Inflasi dan Nilai Tukar berpengaruh terhadap arus masuk FDI. Penelitian diharapkan dapat memberikan panduan kebijakan dalam memperbaiki regulasi bisnis dan stabilitas moneter untuk menarik investasi lebih besar.