Skripsi
Hubungan status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran kardiorespirasi pada siswa kelas viii SMP Negeri 4 Malang / Muhammad Farhan Sugiyo Septana Putra
Abstrak
Kebugaran kardiorespirasi yang optimal tidak hanya ditentukan oleh tingkat aktivitas fisik tetapi juga sangat dipengaruhi oleh status gizi. Semakin baik status gizi seseorang semakin besar kemampuannya dalam menjalankan aktivitas fisik maupun tugas sehari-hari secara efisien. Pada tahun 2023 di Kota Malang tingkat kebugaran kardiorespirasi dan aktivitas fisik tergolong rendah serta angka stunting dan obesitas cukup tinggi. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran kardiorespirasi pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas VIII SMP Negeri 4 Malang yang bersedia berpartisipasi dan telah mendapatkan izin dari pihak sekolah. Sampel yang digunakan berjumlah 40 siswa laki-laki kelas VIII yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama (1) pengukuran antropometri untuk menilai status gizi siswa (2) pengisian kuesioner Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A) untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik dan (3) pelaksanaan tes beep test guna mengukur VO max sebagai indikator kebugaran kardiorespirasi. Hasil penelitian dianalisis dengan pearson correlation dengan nilai signifikan antara status gizi dengan kebugaran kardiorespirasi sebesar 0 474 nilai signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi sebesar 0 581. Dan uji regresi linier dengan nilai signifikan yang didapat 0 000 lt 0 05 nilai F 10 834 gt 3 35 F Tabel dan nilai signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi sebesar 0 581. Berdasarkan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kebugaran kardiorespirasi terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi dan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan aktivitas fisik dengan kebugaran kardiorespirasi siswa SMPN 4 Malang.